Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

Tak Sesuai Poster, Menu MBG yang Dibagikan di Soromandi Tuai Sorotan Tajam Warga

×

Tak Sesuai Poster, Menu MBG yang Dibagikan di Soromandi Tuai Sorotan Tajam Warga

Sebarkan artikel ini
Menu MBG SPPG Bima Soromandi Sai Selasa 9 Maret 2026

Bima, katada.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, menuai sorotan tajam warga.

Bagaimana tidak, menu makanan yang dibagikan kepada siswa disebut berbeda dengan daftar menu yang sebelumnya dipublikasikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soromandi Sai.

Pada poster menu besar yang harganya Rp10 ribu. Terdiri dari susu Milo sachet, telur, roti, serta 5 biji buah kelengkeng.

Paket itu diklaim memiliki kandungan gizi energi 580 kkal, protein 18,31 gram, lemak 22,6 gram, karbohidrat 81,74 gram, dan serat 1,6 gram.

Namun, berdasarkan dokumentasi yang diperoleh katada.id di lapangan, makanan yang diterima siswa berbeda d dengan menu yang dipublikasikan melalui Facebook Sppg Bima Soromandi Sai.

Yang dibagikan justru susu Frisian Flag Nutribrain Omega rasa cokelat ukuran 110 ml, satu butir telur rebus, satu potong kue goreng, serta 5 biji buah Kelengkeng.

“Ada dua menu yang berbeda antara yang ada di poster dengan yang diberikan pada siswa,” ujar Andi Gunarso, saat dikonfirmasi katada.id, Rabu (11/3).

Warga Desa Sai itu merincikan bahwa yang tercantum dalam poster yakni Milo sachet dan Roti kering. Sementara yang dibagikan itu susu Frisian Flag dan pisang goreng.

“Pihak SPPG bekerja tidak sesuai Standar Operasional Prosedur. MBG ini program yang menggunakan keuangan negara. Bukan bisnis pribadi,” tegas dia.

Perbedaan antara menu yang dipublikasikan dengan makanan yang diterima siswa itu memunculkan pertanyaan dari warga mengenai kesesuaian pelaksanaan program MBG.

Ia kemudian menduga pengawasan dari ahli gizi di SPPG tersebut lemah.

“”Saya menduga ada permainan antara ahli gizi dengan kepala Dapur,” tudingnya,” tudingnya.

Andi menambahkan bahwa bila tak ada upaya membenahi pengelolaan MBG tersebut ia akan bersurat ke Badan Gizi Nasional.

“Kita tak akan biarkan pengelolaan ini terus semrawut,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG di Desa Sai Kecamatan Soromandi sedang diupayakan untuk diklarifikasi (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *