Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

Menu MBG Beda dari Poster, Kepala Dapur SPPG Soromandi Beberkan Penjelasan: Anggaran Ranah Pemilik Dapur

×

Menu MBG Beda dari Poster, Kepala Dapur SPPG Soromandi Beberkan Penjelasan: Anggaran Ranah Pemilik Dapur

Sebarkan artikel ini
Menu MBG SPPG Bima Soromandi Sai Selasa 9 Maret 2026

Bima, katada.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, menuai sorotan warga setelah menu makanan yang dibagikan kepada siswa disebut berbeda dengan daftar menu yang sebelumnya dipublikasikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soromandi Sai.

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Dapur SPPG Bima Soromandi Sai, Andri Kusmawan, akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan pihaknya terbuka terhadap setiap masukan dari masyarakat.

“Pada prinsipnya kami menyambut positif setiap masukan, saran, dan kritik warga demi perbaikan layanan yang berdampak pada pemenuhan hak penerima manfaat,” ujar Andri saat dikonfirmasi, Rabu malam (11/3).

Andri menjelaskan bahwa tugas kepala dapur adalah mengajukan menu MBG kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Namun setelah anggaran program dicairkan, pengelolaannya menjadi kewenangan mitra atau pemilik dapur.

“Penggunaan anggaran yang membelanjakan barang itu kewenangan mitra atau pemilik Dapur. Sementara rincian menu yang diberikan itu ranah ahli gizi. kami bertugas mengawasi,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa ada menu MBG Selasa (10/3) berbeda antara yang di poster dengan yang disalurkan pada siswa. Menurutnya itu itu terjadi karena keterbatasan stok bahan dari pemasok.

“SPPG di Bima ini banyak, sementara stok barang dari suplayer tidak cukup. Karena itu untuk melengkapi menu ada yang berbeda,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa program MBG diawasi langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Karena itu, setiap pengelola SPPG diwajibkan memiliki minimal tiga akun media sosial untuk publikasi program.

“SPPG diwajibkan mencantumkan menu dengan harga satuan. Setiap menu juga harus menunjukkan kandungan gizinya,” jelasnya.

Sebelumnya, warga Desa Sai menyoroti adanya perbedaan antara menu yang dipublikasikan melalui poster di media sosial SPPG Soromandi Sai dengan makanan yang diterima siswa di lapangan.

Dalam poster menu porsi besar dengan harga Rp10 ribu, tercantum paket makanan berupa susu Milo sachet, telur, roti, serta lima biji buah kelengkeng dengan klaim kandungan gizi energi 580 kkal, protein 18,31 gram, lemak 22,6 gram, karbohidrat 81,74 gram, dan serat 1,6 gram.

Namun berdasarkan dokumentasi yang diperoleh katada.id, siswa justru menerima susu Frisian Flag Nutribrain Omega rasa cokelat ukuran 110 ml, satu butir telur rebus, satu potong kue goreng, serta lima biji buah kelengkeng.

Hingga berita ini diturunkan, media ini sedang berupaya mengkonfirmasi pemilik Dapur atau SPPG Bima Soromandi Sai. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *