Lombok Tengah, Katada.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung pergerakan penumpang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), mingggu (15/3). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan transportasi udara menjelang arus mudik Lebaran.
Dalam kunjungannya, Gubernur menerima paparan dari manajemen bandara terkait perkembangan trafik penumpang. Berdasarkan data sementara, jumlah penumpang pada H-4 Lebaran tercatat melampaui prediksi awal.
“Awalnya diperkirakan sekitar 8.000 penumpang pada H-4, namun ternyata sudah mencapai sekitar 9.000 penumpang,” ujarnya.
Menurut keterangan General Manager bandara, angka tersebut kemungkinan masih akan mengalami revisi karena terjadi peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Miq Iqbal berharap meningkatnya jumlah pergerakan penumpang ini menjadi indikator membaiknya kondisi perekonomian masyarakat.
“Semoga ini juga menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi kita semakin membaik, karena tahun lalu pergerakan penumpang memang terasa lebih rendah,” sebut dia.
Puncak arus penumpang diperkirakan terjadi pada H-3 menjelang IdulFitri. Hingga saat ini, rute penerbangan yang paling diminati adalah tujuan Jakarta dan Surabaya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak maskapai bersama pengelola bandara telah menyiapkan tujuh penerbangan tambahan (extra flight).
Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pergerakannya masih terpantau normal. Kedatangan maupun keberangkatan penumpang dari negara seperti Malaysia dan Singapura masih berada pada angka stabil.
Pada periode menjelang Lebaran, biasanya juga terjadi peningkatan pergerakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke daerah asal. Namun hingga saat ini jumlahnya masih dalam kondisi normal.
Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal juga menekankan pentingnya aspek keselamatan penerbangan, khususnya terkait kesehatan kru pesawat di tengah jadwal penerbangan yang semakin padat.
Ia menyarankan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kru secara berkala guna memastikan seluruh kru tetap dalam kondisi prima saat menjalankan tugas selama periode padat penerbangan.
Pemerintah Provinsi NTB, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pelayanan transportasi udara selama masa mudik Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat (*).












