Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor bantuan sosial dan kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi jajaran kepala perangkat daerah, Camat Lambitu Hafid, S.Sos, serta para kepala desa setempat, meninjau langsung pelaksanaan layanan di SMP Negeri 3 Lambitu.
Sejumlah layanan yang dihadirkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, pengaduan bantuan sosial, serta layanan kesehatan seperti BPJS dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan layanan tersebut, mulai dari mencari informasi, melakukan pendaftaran, hingga menyampaikan pengaduan terkait bantuan sosial dan layanan kesehatan.
Di sela peninjauan, Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa program PKH dan layanan kesehatan harus tepat sasaran serta mudah diakses oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa bantuan sosial seperti PKH dan sembako benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Demikian pula layanan kesehatan, harus dapat diakses secara cepat, mudah, dan tanpa kendala,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dan respons cepat dalam menangani pengaduan masyarakat terkait penyaluran bantuan sosial agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan.
Sementara itu, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy menyebut kehadiran layanan terpadu ini sebagai langkah strategis dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah seperti Kecamatan Lambitu yang relatif jauh dari pusat pemerintahan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak lagi kesulitan mengakses layanan, baik terkait PKH maupun kesehatan. Semua hadir dalam satu tempat, sehingga lebih efektif dan efisien,” katanya.
Program “Selasa Menyapa” sendiri merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bima untuk mendekatkan layanan publik secara langsung kepada masyarakat di berbagai wilayah. (*)













