Bima, katada.id – Warga Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima digegerkan dengan penemuan mayat seorang remaja laki-laki di area lahan kedelai, Senin (18/5/2026).
Korban diketahui bernama Teguh, 17 tahun, seorang pelajar asal Dusun Cempaka, Desa Tambe, Kecamatan Bolo. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tengkurap di lokasi yang dikenal sebagai Soo Mbadu.
Penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh seorang petani bernama Muhammad, 65 tahun, sekitar pukul 09.45 Wita. Saat itu, saksi hendak menuju sawah dan melintasi area lahan kedelai.
“Saat melintas, saksi melihat sesosok tubuh dalam posisi tengkurap. Setelah didekati, ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata salah satu sumber katada.id.
Sekitar pukul 09.55 Wita, saksi melaporkan temuan tersebut kepada warga setempat dan aparat keamanan. Tak lama berselang, polisi dan TNI tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Petugas kemudian mengevakuasi korban bersama warga menuju Puskesmas Bolo di Desa Rato. Korban tiba di fasilitas kesehatan tersebut sekitar pukul 10.25 Wita untuk penanganan medis lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang diterima, kondisi jenazah telah mengeluarkan bau menyengat yang mengindikasikan korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Sekitar pukul 11.55 Wita, jenazah dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Bolo. Korban tiba di rumah duka di Desa Tambe pada pukul 12.10 Wita dan disambut pihak keluarga.
Rencananya, korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Hingga saat ini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Keluarga korban berharap aparat dapat mengusut tuntas kasus tersebut.
“Kami meminta pihak kepolisian serius menangani dan mengungkap penyebab kematian anggota keluarga kami,” ujar salah seorang dari pihak keluarga korban.
Kapolsek Bolo Iptu Muh Sofyan membenarkan pihaknya telah mengungkap kasus kematian korban Teguh. “Alhamdulillah tidak sampe 1 x 24 jam, pelaku pembunuhan di Desa Rasabou berhasil diungkap oleh Kepolisian Sektor Bolo,” katanya dalam unggahan akun facebook resminya Phian Bharaduta Wicaksanaempattujuh. (*)













