Bima, Katada.id– Pemerintah Kabupaten Bima terus memperkuat implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan senam sehat bersama yang dirangkaikan dengan skrining kesehatan gratis, edukasi penanganan henti jantung, dan donor darah di Kantor Bupati Bima, Kamis (25/6).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Murni Suciyanti dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima Hj. Anita H. Irfan. Hadir pula jajaran kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN, kepala bagian di lingkungan Setda Kabupaten Bima, serta organisasi profesi kesehatan.
Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
“Pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini potensi penyakit, sehingga penanganannya tidak terlambat,” ujar Ady saat meninjau layanan kesehatan.
Selain mengajak masyarakat membudayakan olahraga, Bupati juga mendorong penerapan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Hj. Nurul Wahyuti, mengatakan pelaksanaan GERMAS kali ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Kesehatan dengan berbagai organisasi profesi kesehatan, termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).
Menurutnya, sinergi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyuluhan, pemeriksaan kesehatan hingga donor darah, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai standar pelayanan medis.
“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, dan memeriksakan kesehatan secara berkala terus meningkat sehingga dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Bima yang lebih sehat dan produktif,” katanya.
Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Berdasarkan data Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Bima, sebanyak 129 warga mengikuti skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, berat badan, hingga pengukuran lingkar perut. Sementara itu, 29 orang tercatat mendonorkan darahnya selama kegiatan berlangsung.
Melalui penguatan GERMAS, Pemerintah Kabupaten Bima berharap upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan semakin optimal. Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dinilai menjadi salah satu kunci untuk menekan angka penyakit tidak menular sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bima. (*)












