Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Rumah Bupati Lombok Timur Dibobol Maling, Motor Dinas Raib

×

Rumah Bupati Lombok Timur Dibobol Maling, Motor Dinas Raib

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (AI)

Lombok Timur, katada.id – Rumah pribadi Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di Dusun Otak Desa, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Minggu (26/7/2026) malam.

Satu unit sepeda motor dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur dilaporkan hilang setelah diduga dicuri di kediaman bupati. Kini masih memburu pelaku pencurian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP Ari Kusnandar mengatakan, kasus hilangnya kendaraan dinas itu masih dalam penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Lombok Timur bersama Polsek Sikur.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh jajaran Polsek Sikur bersama Satreskrim Polres Lombok Timur,” kata Ari, Senin (27/7/2026).

Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.15 Wita. Laporan dibuat oleh ABW (23), warga Dusun Lelong, Desa Kesik, Kecamatan Masbagik.

Dari keterangan pelapor, sekitar pukul 19.20 Wita ia berangkat dari Pendopo Bupati Lombok Timur menggunakan sepeda motor Honda Beat berpelat DR 5684 LY menuju kediaman orang tua Bupati Lombok Timur di Dusun Mangkung, Desa Sikur.

Selanjutnya, ia ke rumah pribadi bupati. Di lokasi sekitar pukul 20.10 Wita, pelapor memarkir kendaraan di depan pintu gerbang rumah dalam kondisi stang terkunci. Ia kemudian masuk ke dalam rumah.

Namun, sekitar lima menit kemudian saat keluar, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir.

“Kurang lebih lima menit kemudian, saat pelapor keluar rumah, sepeda motor yang diparkir sudah tidak berada di tempat,” ujar Ari.

Motor yang hilang merupakan Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi DR 5684 LY, nomor rangka MH1JME112SK724741 dan nomor mesin JME1E-1723104. Berdasarkan STNK, kendaraan tersebut tercatat sebagai aset milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Akibat kejadian itu, Pemkab Lombok Timur diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sikur Aiptu Sapoandi mengatakan penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami telah menerima laporan terkait hilangnya satu unit sepeda motor dinas Honda Beat. Tim masih melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa ini,” kata Sapoandi.

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya keterkaitan kasus tersebut dengan sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sebelumnya terjadi di wilayah hukum Polsek Sikur.

“Kami masih menelusuri apakah kejadian ini memiliki keterkaitan dengan beberapa kasus pencurian kendaraan yang terjadi sebelumnya. Seluruh kemungkinan masih terus didalami,” ujarnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *