Lombok Timur, Katada.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Angkatan 40 Kelompok 17 melaksanakan program pemasangan plang di sejumlah titik strategis di Desa Lepak Timur pada 25 Juli 2026. Program kerja fisik tersebut bertujuan memperkuat identitas wilayah, meningkatkan keterbukaan informasi publik, serta mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih tertata dan efektif.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Lepak Timur, kepala dusun, dan masyarakat setempat. Seluruh tahapan, mulai dari survei lokasi, penentuan titik pemasangan, pembuatan hingga pemasangan plang dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk sinergi dalam pembangunan desa.
Koordinator KKN UMMAT Kelompok 17 menjelaskan bahwa pemasangan plang bukan sekadar menyediakan papan nama, melainkan menghadirkan identitas resmi yang memudahkan masyarakat, pendatang, maupun instansi pemerintah dalam mengenali wilayah, fasilitas umum, dan lokasi pelayanan masyarakat.
“Keberadaan plang diharapkan mampu mendukung pelayanan publik, mempermudah proses administrasi, serta memperkuat identitas Desa Lepak Timur,” ujarnya.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin terbuka dan efektif, keberadaan plang dinilai memiliki peran strategis. Selain menjadi penunjuk arah, plang juga menjadi bagian dari sistem informasi publik yang mendukung kelancaran administrasi desa, distribusi bantuan, hingga koordinasi berbagai kegiatan pemerintahan.
Mahasiswa KKN UMMAT menilai masih banyak masyarakat yang menganggap papan nama hanya sebagai pelengkap. Padahal, dalam perspektif tata kelola pemerintahan, identitas wilayah yang jelas merupakan bagian penting dari administrasi desa yang tertib dan menjadi fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Program tersebut juga menjadi wujud implementasi peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Melalui pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut mereka, pembangunan desa tidak selalu diukur dari besarnya anggaran atau megahnya infrastruktur yang dibangun. Perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, seperti penyediaan informasi wilayah yang jelas, juga memiliki dampak besar dalam mendukung pelayanan publik dan memperkuat identitas desa.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum. Mahasiswa berharap plang yang telah dipasang dapat dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Lepak Timur menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UMMAT Angkatan 40 Kelompok 17. Program tersebut dinilai memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat sekaligus memperkuat identitas wilayah desa.
Melalui program pemasangan plang ini, mahasiswa berharap tercipta kesadaran bersama bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada proyek berskala besar, tetapi juga pada kepedulian terhadap kebutuhan-kebutuhan mendasar masyarakat. Kehadiran plang diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan Desa Lepak Timur yang lebih tertata, informatif, dan berdaya saing.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari manfaat berkelanjutan yang mampu ditinggalkan bagi masyarakat serta tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa. (*)












