Lombok Utara, katada.id – Polres Lombok Utara mendalami dugaan pembuangan limbah tambak udang ke laut di wilayah Sambik Elen, Kecamatan Bayan. Polisi masih menelusuri penyebab limbah bisa mengalir ke laut, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
Kabag Ops Polres Lombok Utara AKP Fathoni mengatakan, penyelidikan awal telah dilakukan Satintelkam setelah informasi mengenai dugaan pembuangan limbah tersebut viral dan menjadi perhatian masyarakat.
“Sudah diselidiki sama Intel terkait limbah yang dibuang di laut. Yang kemarin itu kan viral. Itu sudah didalami sama Intel, jadi petunjuknya sementara kita masih mencari penyebabnya,” kata Fathoni, Kamis (20/8/2026).
Menurut Fathoni, polisi masih menelusuri sumber hingga penyebab limbah tersebut keluar dan mengalir ke laut. Polisi juga menunggu pemeriksaan terhadap kandungan material yang diduga masuk ke perairan.
Pemeriksaan kandungan limbah dinilai penting untuk mengetahui apakah material tersebut berbahaya bagi manusia maupun ekosistem laut di sekitarnya.
“Masih dicek ini, mungkin dari pihak berwenang, kandungan yang keluar dari limbah itu apakah berbahaya atau tidak. Apakah sudah steril yang keluar ke laut itu, ini yang perlu kita cari tahu dulu,” ujarnya.
Selain kandungan limbah, polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Fathoni menyebut, dugaan kesengajaan tersebut menjadi salah satu kemungkinan yang sedang diperiksa. Namun, dia menegaskan penilaian tersebut masih sebatas analisis awal dan belum menjadi kesimpulan penyelidikan.
“Kalau analisa saya, persentase kesengajaan itu memang ada. Walaupun mungkin tidak sengajanya ada, tapi tipis,” katanya.
Ia mengatakan, kejadian serupa sebelumnya belum pernah ditemukan. Karena itu, polisi masih fokus mengurai penyebab limbah dapat keluar hingga mencapai laut.
Ada beberapa kemungkinan yang tengah didalami, termasuk dugaan limbah sengaja dikeluarkan karena tempat penampungan sudah penuh. Kemungkinan lain adalah terjadinya kelebihan kapasitas atau overload pada sistem maupun tempat penampungan limbah.
“Ini sebenarnya bisa diantisipasi sebelumnya. Tapi kita tunggu saja hasil penyelidikan dari Intel nanti,” tegas Fathoni. (*)












