Mataram, katada.id – Musibah kebakaran yang terjadi terhadap Kampung Adat Sade di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan kampung wisata adat dan budaya Sasak diharapkan dilakukan rekonstruksi segera.
Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia. Bagi dia, Kampung Adat ade ini merupakan salah destinasi wisata yang memiliki daya tarik budaya. Sudah pasti memberikan manfaat bagi sektor pariwisata.
”Tentu dalam kacamata pariwisata kami berharap pemulihan Desa Sade ini lebih di segerakan,” kata Ahmad Nur Aulia saat diwawancara wartawan, Senin, (24/8).
Ia mengatakan rekonstruksi kedepannya, akan Akan disusun kebutuhan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjangnya.
Sebelumnya, Kata Ahmad Nur Aulia, telah dilakukan upaya kerja sama antara semua pihak.
”Upaya yang sudah dilakukan mulai saat kebakaran ada upaya dari BPBD, Damkar dan sebagainya berkolaborasi untuk penanganannya,” kata dia.
Setelah itu, melihat kebutuhan darurat masyarakat yang ada di kampung Adat Sade melalui bantuan dari Pemprov melalui Dinas Sosial.
”Sekarang kita memasuki tahapan selanjutnya memastikan keberlanjutan dan aktivitas ekonomi masyarakat di kampung Adat Sade,” kata dia.
Menurutnya, rumah adat desa ini menggunakan material tradisional yang mudah menyebar apabila terbakar.
Menurutnya, harus ada mitigasi agar tidak terjadi peristiwa serupa. “Apalagi sekarang lagi musim panas dan kering. Harus menjadi perhatian bersama untuk rumah adat lain agar memitigasi sumber api yang kita – kira berpotensi kebakaran,” kata dia.
Ia juga berharap di musim panas ini, destinasi wisata perlu menyediakan area merokok untuk mengantisipasi kejadian serupa. “Perlu juga diatur area tempat merokok agar tidak sembarang merokok di tempat yang berpotensi terbakar,” kata dia. (*)












