Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

720 Santri dari 13 Kecamatan Ikuti Khataman Al-Qur’an Massal di Bima

×

720 Santri dari 13 Kecamatan Ikuti Khataman Al-Qur’an Massal di Bima

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id — Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar khataman Al-Qur’an massal yang diikuti 720 santri dari 13 kecamatan pada Senin (31/8).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dan berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima.

Sebanyak 720 peserta berasal dari sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang teursebar di desa-desa di seluruh Kabupaten Bima. Peserta terdiri dari 320 santri dan 400 santriwati.

Kegiatan mengangkat tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kegiatan Khataman Massal, Kita Wujudkan Generasi Qur’ani yang Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW untuk Membangun Bima yang Bermartabat”.

Bupati Bima Ady Mahyudi mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak semata menjadi tradisi tahunan, tetapi momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW.

“Melihat anak-anak kita telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa. Anak-anak inilah aset berharga serta masa depan Kabupaten Bima,” kata Ady.

Menurut dia, pembangunan daerah tidak cukup hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur fisik. Pembangunan mental, spiritual, dan moral masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membentuk daerah yang maju dan bermartabat.

Ady mengatakan generasi muda yang mencintai Al-Qur’an dan meneladani sifat Rasulullah SAW diharapkan menjadi fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bima.

“Generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan meneladani sifat-sifat Nabi adalah kunci utama terwujudnya Bima yang sejahtera dan bermartabat,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemerintah Kabupaten Bima, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta orang tua dan wali para peserta khataman.

Setelah prosesi khataman selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan H. Islamudin. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat memperkuat moral melalui pengamalan dan syiar Al-Qur’an. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *