Scroll untuk baca artikel
Daerah

Temui BAZNAS RI, Bupati Bima Bahas Optimalisasi Pengelolaan Zakat

×

Temui BAZNAS RI, Bupati Bima Bahas Optimalisasi Pengelolaan Zakat

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id — Bupati Bima Ady Mahyudi bertemu dengan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia di Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola dan optimalisasi potensi zakat di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ady melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Kantor BAZNAS RI. Kedatangannya disambut Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Provinsi NTB H. Syarifuddin, S.Ag., M.E. beserta jajaran pengurus pusat.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara pimpinan BAZNAS RI dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Kantor Bupati Bima pada Selasa (22/9).

Dalam pertemuan di Jakarta, Ady menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pengelolaan zakat secara profesional dan akuntabel.

“Pemerintah Kabupaten Bima memiliki komitmen yang tinggi untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat di daerah. Kami siap berkolaborasi secara erat dengan BAZNAS RI guna menyukseskan berbagai program prioritas nasional tersebut demi kemaslahatan umat,” ujar Ady.

Menurutnya, sinergi pemerintah daerah dengan BAZNAS RI diharapkan dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan, meningkatkan transparansi pengelolaan dana sosial keagamaan, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ady juga berharap berbagai program strategis BAZNAS RI dapat diterapkan dan dikoordinasikan secara nyata di Kabupaten Bima. Program tersebut akan diselaraskan dengan 13 program prioritas BAZNAS RI.

Sementara itu, Syarifuddin menjelaskan sejumlah program prioritas BAZNAS RI yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Program tersebut antara lain penanggulangan kemiskinan, respons terhadap bencana, dukungan biaya pendidikan, rumah sehat, rumah layak huni, serta Kartu Sehat BAZNAS.

Di sektor ekonomi, BAZNAS memiliki program bantuan permodalan berbasis masjid dan majelis taklim serta pemberdayaan ekonomi kelompok peternak.

BAZNAS juga memiliki sejumlah program lainnya, seperti penyediaan sarana penerangan dan akses listrik bagi wilayah terpencil, Lumbung Pangan, Mualaf Center BAZNAS, Sekolah dan Pesantren Layak Belajar, penyediaan air bersih, serta Bank Sampah BAZNAS.

Pemerintah Kabupaten Bima dan BAZNAS RI berharap penguatan koordinasi tersebut dapat memperluas jangkauan program zakat dan meningkatkan manfaat dana sosial keagamaan bagi masyarakat di daerah. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *