Bima, katada.id — Lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima periode 2026–2031 resmi dilantik Bupati Bima Ady Mahyudi, Senin (5/10).
Pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima. Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bima.
Bupati Bima Ady Mahyudi dalam arahannya mendorong BAZNAS agar tidak hanya menyalurkan zakat dalam bentuk bantuan sosial, tetapi menjadikannya sebagai instrumen pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat.
Menurut Ady, program zakat perlu diarahkan pada kegiatan produktif yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat penerima manfaat.
“Pengelolaan zakat tidak boleh hanya berorientasi pada bantuan sosial yang bersifat sementara, melainkan harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan penanggulangan kemiskinan,” ujar Ady.
Ia berharap pengelolaan zakat produktif dapat membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi. Dengan demikian, penerima zakat tidak selamanya berada dalam posisi sebagai mustahik, tetapi secara bertahap dapat keluar dari kesulitan ekonomi.
Bupati juga menegaskan bahwa BAZNAS merupakan salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Karena itu, amanah pengelolaan dana zakat harus dijalankan secara bertanggung jawab. Dana yang dihimpun dari masyarakat harus dikelola secara baik dan disalurkan kepada penerima yang benar-benar berhak.
“Pelantikan ini merupakan penyerahan amanah yang besar dari umat dan negara. Di pundak pimpinan BAZNAS terdapat tanggung jawab untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dikelola dengan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” tegasnya.
Berdasarkan Berita Acara Hasil Keputusan Rapat Pleno Nomor 012/Pansel-BAZNAS/X/2026, lima pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima periode 2026–2031 yang dilantik yakni Drs. A. Zubair H. AR sebagai Ketua.
Kemudian H. Hamid, SH. sebagai Wakil Ketua I, Ahmadin, SH., LLM. sebagai Wakil Ketua II, Drs. H. Fahrir sebagai Wakil Ketua III, serta Wahidin, S.HI. sebagai Wakil Ketua IV.
Ady Mahyudi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima periode sebelumnya atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan amanah.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., mengingatkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima yang baru dilantik untuk memperkuat tata kelola zakat.
Ia meminta pengelolaan zakat dilakukan secara akuntabel dan objektif. Hal tersebut penting untuk memastikan dana umat dikelola secara transparan dan memberikan manfaat sesuai tujuan penyalurannya.
Iqbal juga mendorong BAZNAS Kabupaten Bima berorientasi pada transformasi mustahik menjadi muzakki.
Menurutnya, program zakat perlu dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penerima dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak BAZNAS Kabupaten Bima memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat program pemberdayaan zakat lebih terarah, tepat sasaran, dan memiliki dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bima, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten, kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, para camat se-Kabupaten Bima, jajaran pengurus BAZNAS Provinsi NTB, serta tamu undangan lainnya. (*)












