Scroll untuk baca artikel
Daerah

Hari Kedua Selasa Menyapa Woha, Bupati Bima Cek Jalan hingga Layanan Kesehatan Warga

×

Hari Kedua Selasa Menyapa Woha, Bupati Bima Cek Jalan hingga Layanan Kesehatan Warga

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id — Program Selasa Menyapa Pemerintah Kabupaten Bima berlanjut di Kecamatan Woha, Rabu (7/10/2026). Memasuki hari kedua, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy turun langsung menyapa warga di Desa Dadibou dan Desa Penapali.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di area kantor desa dan lingkungan SDN Dadibou. Kegiatan penghijauan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

“Selain penghijauan, Bupati dan Wakil Bupati juga meninjau kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Dadibou dengan Dusun Minte,” kata Yan Suryadin, Kabag Propokim Setda Bima.

Peninjauan tersebut kata dia dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.

Perhatian pemerintah beber Yan, juga diarahkan pada persoalan kesehatan anak. Dalam kegiatan tersebut, pimpinan daerah memantau pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) serta menyerahkan bantuan telur secara simbolis kepada anak-anak yang terindikasi stunting.

Intervensi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan persoalan gizi dan mempercepat pencegahan stunting di tingkat desa.

“Di sisi pelayanan publik, Selasa Menyapa menghadirkan layanan langsung di tengah masyarakat. Warga dapat mengurus dokumen kependudukan sekaligus memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis,” ungkapnya

Layanan kesehatan yang tersedia meliputi pemeriksaan IVA, pelayanan Keluarga Berencana (KB), hingga donor darah. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan dasar tanpa harus menempuh jarak ke pusat pemerintahan.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy mengimbau masyarakat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia secara rutin, terutama untuk pemeriksaan dan deteksi dini penyakit.

Melalui konsep jemput bola, Pemkab Bima berupaya memangkas alur birokrasi sekaligus mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat desa.

Rangkaian Selasa Menyapa di Woha tidak hanya diarahkan pada pelayanan administratif, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah melihat langsung persoalan masyarakat, mulai dari kondisi infrastruktur, kesehatan, lingkungan hingga kebutuhan pelayanan dasar.

Pemkab Bima menegaskan pendekatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memastikan pelayanan pemerintah dapat dirasakan masyarakat hingga tingkat desa. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *