Mataram, katada.id – Gabungan dari organisasi mahasiswa GMKI Mataram, PMKRI Mataram, PMII Mataram dan KMHDI gelar simposium kebangkitan nasional pemuda lintas agama.
Kegiatan lintas organisasi dengan tema “Merajut Tenun Kebangsaan : Manifesto Pemuda Terhadap Toleransi dan Kemajuan Bangsa” di Aula Gereja Katolik Paroki ST. Maria Immaculata, Kota Mataram, Rabu (20/5).
Kepala Kantor Kemenag NTB, Zamroni Aziz dalam sambutannya mengapresiasi toleransi dan tidak ada gejolak dalam masyarakat.
”Hal itu juga karena PMKRI, PMII, GMKI dan KMHDI,” kata Zamroni dalam sambutannya.
Bagi dia, hal itu karena di NTB hubungan antar agama di bumi gora berjala harmonis. Zamroni menjelaskan semua agama mengajarkan kebaikan terhadap sesama.
Selain itu, Ia juga mengapresiasi terhadap kegiatan mahasiswa. Ia berharap kegiatan teman – teman mahasiswa di suport oleh semua pihak.
”Kita dukung kegiatan mahasiswa karena kedepannya mereka yang akan menjadi pemimpin daerah,” tegas ungkapnyaI
Foto bersama pimpinan organisasi mahasiswa dengan Kemenag NTB.
Mantan aktivis PMII itu, menyampaikan rasa bangga dan optimisme terhadap masa depan NTB yang dinilai akan semakin maju, aman, dan damai berkat kontribusi para pemuda lintas agama.
“Tentu luar biasa acara pada sore hari ini digagas oleh generasi penerus. Saya yakin NTB ke depan akan luar biasa, aman, dan damai,” ujarnya.
Zamroni juga mengaku bernostalgia ketika mengenang masa-masa aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa.
Kenang itu, Zamroni mengatakan kegiatan keagamaan kerap dilaksanakan secara bergiliran oleh berbagai komunitas agama sebagai bentuk nyata kebersamaan dan saling menghargai.
“Kita bangga menjadi warga NTB, karena hanya di negara kita yang bisa duduk bersama lintas agama dalam suasana penuh persaudaraan,” ujar dia.













