Mahasiswa STIPAR Soromandi study tour, jelajahi tempat bersejarah dan kuliner

0
Mahasiswa STIPAR Soromandi melakukan perjalanan wisata di temoat bersejarah dan tempat kuliner

Bima, katada.id – Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Soromandi melakukan perjalanan wisata dengan mengunjungi berbagai tempat bersejarah, wisata dan kuliner di Kota Bima, Sabtu (10/10). Perjalanan wisata mereka dipandu langsung oleh dosen pembimbing.

Sebelum melakukan study tour di berbagai tempat, mahasiswa yang melakukan perjalanan wisata berjumlah 41 orang mendapatkan beberapa pengarahan dari dosen pembimbing dan pemandu perjalanan wisata.

Pemandu Junnurain yang biasa disapa dengan Egi mengatakan, mahasiswa harus mampu memanfaatkan perjalanan wisata sebaik mungkin dan dapat menyerap sejarah setelah sampai tujuan.

“Mahasiswa harus aktif dan memanfaatkan kesempatan saat mahasiswa memasuki tempat yang dituju,” ucapnya.

Egi juga menyampaikan kepada mahasiswa agar dalam perjalan wisata harus menaati protokol kesehatan. Karena kegiatan tersebur berlangsung di tengah pandemi Covid-19. “Pelaksanaan perjalanan wisata tetap menaati protokol Covid-19,”tegasnya.

Baca Juga:   Terapkan protokol pencegahan covid-19, STIPAR Soromandi gelar PKKMB

Mahasiswa mengunjungi museum ASI Mbojo. Mahasiswa STIPAR Soromandi disambut langsung oleh pemandu ASI Mbojo. Mereka mulai dikenalkan dengan berbagai macam peninggalan sejarah di Bima. Mulai dari alat perang, pakaian adat, sampai kamar tempat nginapnya presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno Hatta saat berkunjung di Bima.

Mahasiswa dengan antusias menyerap berbagai informasi dan penjelasan dari pemandu museum. Terkait asal muasal sejarah.

Selanjutnya, Setelah melakukan kunjungan di Museum ASI Mbojo untuk mempelajari sejarah Bima. Mahasiswa STIPAR Soromandi langsung menuju tempat selanjutnya di Hotel Muthmainnah kota Bima.

“Selasai kunjungi museum ASI Mbojo, mahasiswa selanjutnya akan ke Hotel marina kota Bima,” lanjutnya.

Di sana mereka disambut pemandu hotel. Dalam kesempatan itu mahasiswa lebih banyak diperkenalkan tentang kuliner dan tempat yang higienis. Sehingga wisatawan asing dan lokal betah di Hotel tersebut.

Baca Juga:   Dispar harap STIPAR jadi kompas Pariwisata di Bima

“Mahasiswa akan mempelajari tentang bagaimana tata kelola hotel, dan penyajian makanannya,” tuturnya.

Sepulang dari perjalanan wisata dengan mengunjungi tempat berejarah di Bima, mahasiswa STIPAR Soromandi akan dievaluasi kembali oleh dosen pembimbing nya terkait hasil kunjungannya.

“Mahasiswa yang melakukan kunjungan ke tempat bersejarah di Bima, akan dievaluasi kembali hasil kunjungan tersebut,” tutupnya. (izl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here