Mataram, katada.id – Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, mendorong penguatan infrastruktur dan sistem logistik ternak di daerahnya menjelang Idul Fitri dan Idul Adha 2026.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi meningkatnya distribusi sapi kurban dari NTB ke berbagai wilayah di Indonesia, terutama Pulau Jawa.
Menurut Mirah, NTB selama ini dikenal sebagai salah satu sentra ternak nasional yang berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan sapi kurban. Karena itu, kesiapan sarana distribusi, khususnya di pelabuhan, perlu diperhatikan agar pengiriman ternak dari NTB dapat berjalan lancar dan efisien.
“NTB memiliki peran strategis sebagai pemasok sapi kurban nasional. Karena itu, kesiapan infrastruktur logistik, terutama di pelabuhan, perlu diperkuat agar distribusi ternak menjelang hari besar keagamaan dapat berjalan lancar,” ujar Mirah dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3).
Ia menilai pengaturan arus kendaraan pengangkut ternak di kawasan pelabuhan perlu dioptimalkan, termasuk dengan menyiapkan area penyangga atau buffer zone di luar kawasan pelabuhan untuk mengurai antrean kendaraan.
“Penyediaan buffer zone sangat penting untuk menampung kendaraan pengangkut ternak sebelum masuk ke pelabuhan. Dengan begitu, kepadatan di area dermaga bisa dikurangi dan proses bongkar muat dapat berjalan lebih tertib,” tegas Mirah.
Selain pengaturan arus kendaraan, ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan sebelum keberangkatan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan ternak yang dikirim memenuhi standar kesehatan serta menjaga kualitas komoditas ternak asal NTB.
“Pemeriksaan kesehatan hewan harus dilakukan secara ketat sebelum ternak diberangkatkan. Ini penting untuk menjaga kualitas ternak sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi daerah tujuan,” ujarnya.
Di sisi lain, Mirah juga mendorong pemanfaatan pelabuhan alternatif di NTB seperti Bima dan Dompu untuk mendukung distribusi ternak. Menurutnya, langkah ini dapat membantu mengurangi kepadatan di Pelabuhan Lembar sekaligus meningkatkan efisiensi pengiriman ternak.
“Pemanfaatan pelabuhan lain seperti Bima dan Dompu bisa menjadi solusi untuk mendukung distribusi ternak dari NTB agar lebih merata dan efisien,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, serta instansi terkait dapat terus memperkuat koordinasi sehingga distribusi ternak dari NTB menjelang Idul Fitri dan Idul Adha 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (*)













