Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tekan Sampah TPA Oi Mbo, Taman Literasi Kota Bima Agendakan Program Eco Women Class dan Eco Garden

×

Tekan Sampah TPA Oi Mbo, Taman Literasi Kota Bima Agendakan Program Eco Women Class dan Eco Garden

Sebarkan artikel ini
Anggota Komunitas Taman Literasi Kota Bima saat meninjau TPA Oi Mbo di Kota Bima. (foto: dok komunitas)

Kota Bima, katada.id – Komunitas Taman Literasi Kota Bima meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Oi Mbo, Sabtu (11/4). Pendiri Komunitas Taman Literasi, Muh. Al-Husaini mengatakan tinjau itu merupakan rangkaian kegiatan menuju program “Eco Women Class & Eco-garden Initiative”

‎Kegiatan itu rencananya, akan di kawal kaum muda untuk merespon isu-isu sosial, keberlanjutan lingkungan dan kesetaraan sosial. “Sebuah kelas inisiatif yang dirancang oleh komunitas Taman Literasi Kota Bima,” kata pengajar Universitas Nggusuwaru (UNSWA) Kota Bima ini.

‎Al – Husaini mengatakan kegiatan kelas untuk pemberdayaan masyarakat menggandeng perempuan dan kaum muda untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan sampah khususnya sampah organik.

‎”Target realistis ini mengingat jumlah sampah organik menjadi penyumbang terbesar dari akumulasi sampah yang ada di TPA,” ujar dia.

‎Kelas itu rencananya akan dilaksanakan di Kelurahan Rabangodu Utara, Kota Bima. Menurut Al – Husaini kegiatan itu akan dibuka untuk usia 17 tahun ke atas baik perempuan maupun laki-laki.

“rangkaian pelatihan praktis seperti kelas peningkatan kapasitas perempuan, mengingat bahwa isu sampah organik sangat bergantung dan dekat dengan perempuan,” tegas dia.

‎Lebih lanjut, ia menjelaskan kelas harapannya tidak hanya menguatkan kapasitas semata, akan tetapi peserta juga dibekali cara untuk dapat mengintervensi kebijakan untuk lingkungan yang berkelanjutan serta mendorong nilai-nilai kesetaraan dalam lingkungan komunitas.

‎Dikatakan Al – Husaini, selain mendapat kelas peningkatan kapasitas pemahaman peserta juga akan mengikuti kelas pengolahan sampah organik dan dilanjutkan dengan praktik secara langsung pada lokasi kegiatan yaitu di salah satu Rukun Warga (RW) di kelurahan Rabangodu Utara.

‎”Intervensi ini dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan seluruh pihak, baik dari dinas-dinas terkait, camat, kelurahan, dan karang taruna sebagai aktor utama dalam pelaksanaan dan keberlanjutan program, ” kata Al- Husaini.

‎Ia menambahkan untuk sasaran dan indikator yang ingin dicapai dari program ini adalah meningkatnya pemahaman dan kesadaran para peserta terlebih masyarakat yang menjadi sasaran program dan pengurangan volume sampah yang dapat diukur dari volume sampah sebelum dan sesudah program dilaksanakan.

‎”Sampah-sampah yang telah diolah akan menjadi produk yang dapat diaplikasikan ke dalam Eco-Garden, atau produk ekonomi sirkular serta menjadi program yang dapat direplikasi untuk RT/RW/Kelurahan/Kecamatan lainnya,” kata.

‎Selain itu, ia juga menjelaskan harapannya agar program ini menjadi salah satu solusi untuk sama-sama mewujudkan Bima yang lebih peduli terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

“Program ini membuka peluang sponsor dan kolaborasi seluas-luasnya, serta menerima segala bentuk dukungan,” kata dia. (*)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *