Scroll untuk baca artikel
Daerah

LPG 3 Kg Sulit Didapat, Pertamina Akan Gelontorkan Pasokan Tambahan untuk Dompu

×

LPG 3 Kg Sulit Didapat, Pertamina Akan Gelontorkan Pasokan Tambahan untuk Dompu

Sebarkan artikel ini
Foto istimewa.

Dompu, katada.id – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan LPG subsidi 3 kilogram (kg) untuk wilayah Kabupaten Dompu dalam kondisi aman. Menyikapi keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 kg dalam beberapa hari terakhir, Pertamina menyiapkan penyaluran tambahan guna memenuhi kebutuhan warga yang meningkat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kondisi pasokan dan distribusi LPG 3 kg di lapangan setelah muncul informasi mengenai kelangkaan gas subsidi di Dompu.

Menurut dia, penyaluran LPG mulai dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) hingga pangkalan berjalan normal sesuai alokasi yang telah ditetapkan.

“Saat ini untuk wilayah Dompu memang sedang mengalami peningkatan konsumsi dikarenakan masuknya musim tanam, pembukaan lahan pasca panen, dan adanya agenda masyarakat lainnya. Hal ini juga sudah terkonfirmasi sebelumnya dari Pemerintah Kabupaten setempat terkait peningkatan konsumsi di sektor pertanian dan adanya indikasi panic buying,” terang Ahad dalam keterangan tertulis diterima katada.id.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tersebut, Pertamina kembali menyalurkan tambahan pasokan atau extra dropping sebanyak 3.160 tabung pada Jumat (12/6). Sebelumnya, pada awal Juni 2026, Pertamina juga telah menyalurkan tambahan sebanyak 6.520 tabung LPG 3 kg ke wilayah Dompu.

“Selain extra dropping, Pertamina parael juga telah melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait kondisi penyaluran LPG 3 kg di lapangan. Dengan antisipasi dan mitigasi yang telah dilaksanakan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan LPG 3 kg sebagai upaya mendukung aktivitas masyarakat selama periode peningkatan konsumsi,” tutup Ahad.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga memperpanjang jam operasional Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan menginstruksikan agen untuk memprioritaskan pengiriman ke wilayah yang mengalami kendala stok.

Di tingkat pangkalan, Pertamina kembali menegaskan agar penjualan dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung. Pangkalan juga diminta memprioritaskan penjualan kepada pengguna akhir (end user) yang berhak menerima LPG subsidi serta membatasi distribusi kepada pengecer.

Pertamina turut mengimbau agen dan pangkalan agar mengedukasi masyarakat untuk tidak melakukan panic buying akibat informasi yang belum tentu benar.

Masyarakat yang ingin membeli LPG 3 kg disarankan mendatangi pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan harga sesuai HET dan jaminan kualitas produk. Informasi lokasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.

Pertamina juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada agen maupun pangkalan yang terbukti melanggar ketentuan penyaluran LPG subsidi, mulai dari penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Untuk informasi dan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *