Mataram, katada.id – Upaya memperluas akses pasar bagi produk unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) terus diperkuat. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB menggandeng sektor swasta melalui program Neighborhood Collaboration yang digelar bersama UNIQLO untuk memperkenalkan produk UMKM lokal ke pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan Ketua Dekranasda NTB Sinta M. Iqbal saat menghadiri peresmian UNIQLO Neighborhood Collaboration Batch 4 di gerai UNIQLO Lombok Epicentrum Mall, Jumat (19/6). Program tersebut menjadi wadah promosi bagi produk kriya dan wastra unggulan NTB melalui jaringan ritel modern berskala global.
Didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB, Kepala UPTD Balai Kemasan Produk Daerah (BKP3D), serta Koordinator Pemasaran BKP3D, Sinta meninjau langsung Neighborhood Collaboration Corner yang menampilkan beragam produk UMKM unggulan daerah.
Menurutnya, kerja sama yang telah berjalan selama empat tahun itu membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha mampu membuka peluang nyata bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
“Kami mengapresiasi konsistensi UNIQLO dalam mendukung pemberdayaan UMKM di NTB. Harapannya, kolaborasi ini menjadi pintu masuk bagi produk-produk lokal untuk dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar internasional,” ujarnya.
Sinta menjelaskan, Dekranasda NTB juga tengah mendorong pemerataan manfaat program dengan memperluas keterlibatan pelaku UMKM dari Pulau Sumbawa. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus mendukung visi NTB Makmur Mendunia.
Menurut dia, kehadiran produk NTB di ruang kolaborasi UNIQLO menjadi bukti bahwa karya para perajin lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar modern. Berbagai produk kriya yang menggabungkan nilai tradisi dengan inovasi desain dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Salah satu pelaku UMKM yang terlibat dalam program tersebut, Abdul Jaelani Purnamasyaf, mengaku bangga produknya mendapat kesempatan tampil di ruang promosi UNIQLO. Pemilik Purnama Shop itu menilai kolaborasi tersebut membuka peluang lebih besar untuk memperkenalkan kerajinan khas NTB kepada masyarakat yang lebih luas.
Produk yang ditampilkan antara lain anyaman ketak dan rotan yang dipadukan dengan material kerang, termasuk berbagai inovasi kerajinan berbahan limbah plastik yang memiliki nilai ekonomi dan ramah lingkungan.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal produk NTB dan pada akhirnya tertarik berkunjung maupun menjalin kerja sama bisnis dengan para perajin lokal,” katanya.
Program Neighborhood Collaboration dinilai menjadi contoh kemitraan strategis yang mampu memperkuat ekosistem UMKM, mulai dari peningkatan eksposur produk, penguatan identitas budaya lokal, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Pemprov NTB berharap kolaborasi serupa terus berkembang sehingga produk-produk lokal tidak hanya menjadi unggulan di daerah sendiri, tetapi juga mampu menembus pasar nasional dan global. Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM NTB diharapkan semakin berdaya saing dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif daerah.












