Scroll untuk baca artikel
Daerah

Pukau Penonton, Pasukan Berkuda ‘Jena Jara’ Unjuk Gigi di Hari Jadi Bima ke-386

×

Pukau Penonton, Pasukan Berkuda ‘Jena Jara’ Unjuk Gigi di Hari Jadi Bima ke-386

Sebarkan artikel ini

Bima, Katada.id — Pasukan Berkuda “Jena Jara” binaan Kodim 1608/Bima kembali mencuri perhatian publik. Setelah sebelumnya sukses memeriahkan Pawai Budaya, pasukan kavaleri khas tanah Mbojo ini kembali tampil memukau dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-386 Bima yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima, Minggu (5/7/2026).

​Sesaat sebelum upacara dimulai, pasukan berkuda tersebut melakukan defile megah di hadapan seluruh peserta. Defile ditutup dengan aksi penghormatan khusus kepada Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, Bupati Bima Ady Mahyudi, serta jajaran Kepala Daerah se-NTB dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir.

​Menghidupkan Kembali Kejayaan Militer Kesultanan Bima

​Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menjelaskan bahwa kehadiran Pasukan Berkuda “Jena Jara” bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah misi pelestarian budaya.

​”Kehadiran Pasukan Berkuda ini tidak hanya menjadi momentum refleksi pembangunan, tetapi juga panggung pelestarian budaya. Pada saat yang sama, kami ingin membangkitkan kembali memori kolektif atas kejayaan militer Kesultanan Bima di masa lalu,” ujar Letkol Samuel.

​Menurut Samuel, bagi Suku Mbojo, kuda memiliki nilai filosofis yang sangat dalam. Selain menjadi identitas budaya dan simbol prestise para bangsawan, kuda di masa lalu memegang peranan vital sebagai alat transportasi dan penjaga perbatasan kerajaan.

​Langkah Nyata Kodim 1608/Bima Lewat Revitalisasi Modern

​Sebagai bentuk langkah konkret dalam merawat warisan sejarah tersebut, Kodim 1608/Bima kini telah melakukan revitalisasi modern dengan membentuk unit khusus, di antaranya:

​Kompi Produksi
​Peleton Peternakan
​Regu Berkuda

​Melalui langkah sinergis ini, Kodim 1608/Bima berharap kelestarian kuda Bima dapat terus terjaga, sekaligus menjadi pemantik semangat patriotisme bagi generasi muda dalam menjaga kedaulatan dan kebudayaan daerah.

​Acara puncak peringatan Hari Jadi Bima ke-386 ini pun berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan apresiasi yang tinggi dari seluruh tamu undangan yang hadir. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *