Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dispar KLU Ajak Pelaku Wisata Gencarkan Penghijauan

×

Dispar KLU Ajak Pelaku Wisata Gencarkan Penghijauan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dispar KLU Denda Dewi Tresni Budiastuti

Lombok Utara, Katada.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendorong pelaku usaha pariwisata ikut mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Gerakan penghijauan menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk memperkuat konsep pariwisata berkelanjutan di Lombok Utara.

Kepala Dispar KLU Denda Dewi Tresni Budiastuti mengatakan keberlangsungan sektor pariwisata sangat bergantung pada kondisi lingkungan.

Keindahan alam yang menjadi daya tarik wisata harus dijaga bersama agar tetap mampu mendatangkan wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Pariwisata tidak bisa dilepaskan dari kelestarian alam. Kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui aksi nyata, salah satunya gerakan penghijauan atau penanaman pohon secara berkelanjutan,” ujar Dewi, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, penghijauan tidak harus dilakukan di kawasan objek wisata saja. Program tersebut dapat menyasar berbagai lokasi penyangga, seperti jalur menuju destinasi, lahan kosong, hingga kawasan pesisir yang menjadi bagian penting dari ekosistem pariwisata Lombok Utara.

Penanaman pohon dinilai memberikan sejumlah manfaat, mulai dari membantu mencegah erosi, meningkatkan kualitas udara hingga memperkuat ketahanan lingkungan.

Di sisi lain, kawasan yang lebih hijau juga dapat membuat perjalanan wisatawan menuju destinasi menjadi lebih nyaman dan menarik.

Dewi mendorong perusahaan, terutama yang bergerak di sektor pariwisata, menjadikan kegiatan penghijauan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Dengan dukungan dunia usaha, kegiatan penanaman pohon diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Program tersebut perlu dilakukan secara rutin dan terukur sehingga memberikan dampak jangka panjang terhadap lingkungan.

Menurut Dewi, menjaga alam merupakan bentuk investasi bagi masa depan pariwisata Lombok Utara. Lingkungan yang terawat akan memperkuat daya tarik destinasi sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tengah persaingan industri pariwisata.

“Jika lingkungan tetap terjaga, maka pariwisata Lombok Utara akan semakin kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (ham)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *