Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tiga Hari Terombang-ambing di Tengah Laut, Nelayan Asal Sangiang Bima Ditemukan Selamat

×

Tiga Hari Terombang-ambing di Tengah Laut, Nelayan Asal Sangiang Bima Ditemukan Selamat

Sebarkan artikel ini
Nelayan Beadin asal Desa Sangiang, Kabupaten Bima, ditemukan selamat setelah tiga hari terombang-ambing di laut, Kamis (23/7/2026). (Istimewa)

Bima, katada.id – Seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat terombang-ambing di tengah laut selama tiga hari.

Korban bernama Beadin (60), warga Desa Sangiang, ditemukan oleh nelayan setempat sekitar pukul 16.00 Wita, sekitar 28 mil laut (nautical mile) di sebelah barat Gunung Sangiang, Kamis (23/7/2026).

Sebelumnya, korban dilaporkan keluar melaut pada hari Selasa (21/7) sekitar pukul 17.10 Wita menggunakan perahu untuk mencari ikan di sekitar barat laut perairan Pulau Sangiang.

Korban yang biasanya sudah kembali pada pukul 21.00 Wita tidak kunjung pulang hingga Rabu pagi, sehingga pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Bima.

Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus mengatakan, informasi penemuan korban diterima saat Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian.

“Berdasarkan keterangan dari Saifullah, salah satu nelayan asal Desa Sangiang yang ikut serta dalam proses evakuasi, korban ditemukan pada Kamis sekitar pukul 16.00 Wita dalam keadaan terombang-ambing di atas perahunya oleh nelayan setempat, sekitar 28 nautical mile arah barat dari Gunung Sangiang,” kata Firdaus dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Sebelumnya, operasi pencarian pada Rabu (22/7) sore dihentikan sementara karena belum membuahkan hasil. Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada Kamis pagi mulai pukul 06.30 Wita.

Tim SAR gabungan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Bima bersama perahu-perahu nelayan untuk memperluas area pencarian di sekitar perairan Pulau Sangiang.

Setelah ditemukan, Beadin langsung dievakuasi menuju kediamannya di Desa Sangiang.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Bima, Polairud Kota Bima dan Kabupaten Bima, Polsek Wera, Babinsa Desa Sangiang, Bhabinkamtibmas Wera, TSBK Bima, perangkat Desa Sangiang, para nelayan, serta masyarakat setempat. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *