Scroll untuk baca artikel
DaerahPendidikan

Cegah Erosi dan Longsor, Wali Murid Bersama Guru Patungan Bangun Tanggul SMAN 1 Donggo

×

Cegah Erosi dan Longsor, Wali Murid Bersama Guru Patungan Bangun Tanggul SMAN 1 Donggo

Sebarkan artikel ini
Cegah Erosi dan Longsor, Wali Murid Bersama Guru Patungan Bangun Tanggul SMAN 1 Donggo

Bima katada.id— Upaya memperkuat keamanan lingkungan sekolah terus dilakukan keluarga besar SMAN 1 Donggo, Kabupaten Bima Provinsi NTB.

Tanggul pengaman di lingkungan sekolah mulai dibangun secara swadaya melalui dukungan dana orang tua dan wali murid.

Pembangunan tanggul itu dilakukan secara bertahap. Sejumlah material berupa batu untuk pondasi, pasir dan semen telah tersedia di lokasi. Sebagian pekerjaan fisik juga mulai dikerjakan secara gotong royong.

Tanggul tersebut dibangun untuk memperkuat kondisi tanah di lingkungan SMAN 1 Donggo yang memiliki kontur bertingkat. Struktur tanah tersebut dinilai membutuhkan penguatan untuk mengurangi risiko erosi dan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Pembangunan secara swadaya ini menjadi bentuk kepedulian orang tua dan wali murid terhadap keamanan serta kenyamanan warga sekolah.

Gerakan swadaya itu mendapat apresiasi dari Kepala SMAN 1 Donggo, Sri Suryani, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid serta keluarga besar sekolah yang telah ikut mengambil bagian dalam pembangunan tanggul.

“Lembo Ade. Terima kasih kepada orang tua, wali murid dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Donggo yang telah memberikan dukungan. Semoga ikhtiar bersama ini membawa manfaat bagi sekolah dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ungkap dia, Senin (9/8).

Menurutnya, pembangunan fasilitas pendukung sekolah melalui semangat gotong royong merupakan bentuk kepedulian bersama. Tidak hanya untuk memperkuat lingkungan sekolah, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa.

Pihak sekolah berharap pembangunan tanggul tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai. Dengan adanya penguatan struktur tanah, risiko erosi dan longsor di lingkungan sekolah diharapkan dapat diminimalkan.

Semangat gotong royong juga mendapat dukungan dari para guru dan keluarga besar SMAN 1 Donggo. Mereka berharap kepedulian bersama terhadap lingkungan sekolah dapat terus dipelihara dan dikembangkan. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *