Bima, katada.id – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (FH UMMAT) menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Penjajakan tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 11-12 Agustus 2026.
Pertemuan yang melibatkan jajaran FH UMMAT dan Wali Kota Bima bersama jajaran Pemerintah Kota Bima itu membahas sejumlah peluang kolaborasi. Kerja sama mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kajian hukum, pengembangan kebijakan publik, hingga inovasi daerah.
Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai dapat menjadi ruang untuk menghubungkan hasil penelitian akademik dengan berbagai persoalan konkret yang dihadapi masyarakat.
Dengan sinergi tersebut, hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan kampus diharapkan tidak berhenti sebagai produk akademik. Hasil kajian dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi, gagasan, serta program yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Bagi FH UMMAT, kerja sama dengan pemerintah daerah juga membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan dan penelitian hukum berbasis persoalan di lapangan. Mahasiswa dan dosen dapat memperoleh pengalaman sekaligus data empiris untuk mendukung pengembangan keilmuan.
Sementara bagi Pemerintah Kota Bima, kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat menjadi salah satu sumber masukan dalam merumuskan kebijakan yang berbasis penelitian dan kajian akademik.
Melalui penjajakan yang berlangsung selama dua hari tersebut, FH UMMAT dan Pemkot Bima diharapkan dapat membangun fondasi kemitraan yang lebih kuat.
Kerja sama selanjutnya diharapkan tidak berhenti pada tahap penjajakan, tetapi ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kajian hukum, kebijakan publik, dan inovasi daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Kota Bima sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat. (*)












