Scroll untuk baca artikel
BeritaDaerah

Wali Kota Bima Ingatkan Risiko Kebakaran dan Pohon Tumbang akibat Cuaca Ekstrem

×

Wali Kota Bima Ingatkan Risiko Kebakaran dan Pohon Tumbang akibat Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, katada.id — Wali Kota Bima meminta seluruh aparatur kecamatan dan kelurahan meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai potensi angin kencang. Pemerintah daerah menilai kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kebakaran, kekeringan, pohon tumbang hingga kerusakan fasilitas umum.

Wali Kota meminta camat dan lurah tidak hanya bergerak setelah terjadi bencana. Aparatur kewilayahan diminta melakukan pemantauan dan langkah pencegahan secara aktif di wilayah masing-masing.

“Saya minta Camat dan Lurah untuk benar-benar turun dan memastikan kondisi wilayahnya. Pantau lingkungan, identifikasi titik-titik yang rawan kebakaran, pohon yang berpotensi tumbang, serta kondisi masyarakat yang membutuhkan perhatian akibat cuaca ekstrem,” tegas Wali Kota.

Menurut dia, kewaspadaan diperlukan untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap keselamatan masyarakat maupun aktivitas sehari-hari.

Camat dan lurah juga diminta memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya.

Koordinasi tersebut diperlukan apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat dan membutuhkan penanganan segera.

Warga Diminta Waspadai Potensi Kebakaran

Selain aparatur pemerintah, Wali Kota mengimbau masyarakat Kota Bima meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama kondisi cuaca panas.

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama membakar sampah atau lahan secara sembarangan.

Warga juga diminta memeriksa kondisi lingkungan sekitar rumah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain keberadaan pohon besar yang berpotensi tumbang, papan reklame, atap rumah, serta benda lain yang dapat terbawa angin kencang.

“Kita harus mengedepankan pencegahan. Jangan sampai setelah terjadi musibah baru kita bergerak. Saya minta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kecamatan sampai kelurahan, bersama masyarakat membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujarnya.

Jaga Kesehatan Saat Cuaca Panas

Kondisi panas ekstrem juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Karena itu, warga diingatkan mencukupi kebutuhan air minum dan mengurangi aktivitas di bawah paparan matahari secara langsung dalam waktu lama.

Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan panas juga diminta segera mendapatkan pertolongan medis.

Wali Kota menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas pemerintah. Seluruh perangkat daerah dan aparatur kewilayahan diminta responsif terhadap perkembangan kondisi cuaca dan segera melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan.

“Mari kita jaga Kota Bima bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kewaspadaan, kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi kunci untuk menghadapi cuaca ekstrem ini,” pungkasnya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *