Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tragis! Dua Pemancing Terseret Arus di Pantai Baku Bima Ditemukan, Satu Masih Dalam Pencarian

×

Tragis! Dua Pemancing Terseret Arus di Pantai Baku Bima Ditemukan, Satu Masih Dalam Pencarian

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi korban oleh tim SAR (Foto: Tangkapan layar sosial media Kantorsar mataram)

Bima, Katada.id — Tim SAR Gabungan menemukan dua dari tiga pemancing yang terseret arus laut di Pantai Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (10/10). Satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Dua korban yang ditemukan masing-masing bernama Madi Lau (46) dan Nifsu Sa’aban (32). Madi ditemukan dalam keadaan selamat, sedangkan Nifsu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, mengatakan pencarian masih difokuskan pada satu korban yang belum ditemukan, yakni Muhidir (47).

Tim SAR Gabungan bersama sejumlah unsur terkait terus menyisir perairan dan pesisir Pantai Baku untuk menemukan korban yang tersisa.

“Kami bersama potensi SAR setempat yang terdiri dari Polair Sape, Tagana Kabupaten Bima, Polsek Langgudu, Babinsa Kangga, Koramil Langgudu, keluarga korban, serta masyarakat setempat masih terus berupaya maksimal menyisir area perairan maupun pesisir Pantai Baku guna menemukan satu korban lainnya,” ujar Firdaus.

Kronologi Tiga Pemancing Terseret Arus

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/10) sekitar pukul 22.00 WITA. Sebanyak enam warga asal Desa Kaowa, Kecamatan Lambitu, sebelumnya pergi memancing di Pantai Baku sejak pagi hari.

Saat hendak pulang melalui jalur tebing menuju Desa Nggira, Kecamatan Langgudu, mereka dihantam ombak besar akibat kondisi air laut yang sedang pasang.

Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan tiga lainnya terseret arus laut dan dilaporkan hilang.

Pos SAR Bima menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu (10/10) pukul 06.15 WITA. Tim Rescue Pos SAR Bima kemudian dikerahkan ke lokasi dengan membawa perahu karet (rubber boat), perangkat pendeteksi bawah air (aqua eye), serta peralatan pendukung pencarian lainnya.

Upaya pencarian membuahkan hasil pada Sabtu pagi.

Pada pukul 08.12 WITA, Madi Lau ditemukan dalam keadaan selamat sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, ia dibawa ke rumahnya.

Selanjutnya, pada pukul 11.35 WITA, tim menemukan Nifsu Sa’aban dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Dumu, Kecamatan Langgudu.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, menyatakan operasi pencarian masih berlanjut hingga satu korban yang tersisa ditemukan.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar perairan dan pesisir Pantai Baku. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *