Scroll untuk baca artikel
Daerah

Operasi Patuh Rinjani 2026 Dimulai, Polda NTB Sasar 11 Jenis Pelanggaran

×

Operasi Patuh Rinjani 2026 Dimulai, Polda NTB Sasar 11 Jenis Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Polda NTB saat mengelar Apel Gelar Pasukan di Lapangan Gajah Mada Ampenan, Senin 26/10 (tribratanews.ntb.polri.go.id.)

Mataram, katada.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengerahkan 578 personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah dalam Operasi Patuh Rinjani 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Operasi ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas untuk meningkatkan kepatuhan pengendara sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Operasi Patuh Rinjani 2026 resmi dimulai melalui Apel Gelar Pasukan di Lapangan Gajah Mada Ampenan, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho dan dihadiri sejumlah pejabat kepolisian serta perwakilan instansi terkait.

Sejumlah unsur yang terlibat antara lain pemerintah daerah, TNI, Dinas Perhubungan, Kejaksaan, Pengadilan, dan PT Jasa Raharja.

Dalam amanatnya, Hari Nugroho mengatakan peningkatan jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat, disertai masih tingginya ketidakpatuhan sebagian pengguna jalan, menjadi tantangan dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.

Menurut dia, persoalan lalu lintas tidak dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri. Penanganannya membutuhkan koordinasi lintas instansi agar upaya pencegahan pelanggaran dan kecelakaan berjalan efektif.

“Berbagai permasalahan tersebut tentu tidak dapat ditangani sendiri oleh kepolisian, tetapi membutuhkan sinergi Polri, TNI, pemerintah, dan lembaga terkait lainnya,” ujarnya.

Melalui operasi ini, Polda NTB menargetkan penurunan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama insiden yang mengakibatkan korban luka berat maupun meninggal dunia.

Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid mengatakan apel gelar pasukan bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum operasi dilaksanakan.

Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dan mengedepankan pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.

“Kesiapan personel dan sarana prasarana harus dipastikan agar operasi dapat berjalan sesuai harapan. Kami berharap seluruh personel melaksanakan tugas secara profesional, humanis, ikhlas, dan penuh tanggung jawab,” kata Kholid.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Rinjani 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat. Upaya tersebut disertai penegakan hukum melalui tilang elektronik maupun tilang manual.

Polda NTB juga mengingatkan pengendara sepeda motor agar menggunakan helm berstandar SNI, tidak berboncengan lebih dari satu orang, tidak berkendara di bawah umur atau tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), serta tidak menggunakan knalpot yang melanggar ketentuan.

Sementara itu, pengemudi mobil menjadi sasaran penertiban apabila tidak menggunakan sabuk pengaman atau menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Sejumlah pelanggaran lain yang menjadi perhatian meliputi melawan arus, melebihi batas kecepatan, menerobos lampu merah, menggunakan pelat nomor tidak sesuai ketentuan atau palsu, serta mengemudi dalam kondisi mabuk atau di bawah pengaruh narkoba.

Penertiban juga menyasar kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL).

Kholid mengimbau masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas selama operasi berlangsung. Menurut dia, kedisiplinan pengendara menjadi bagian penting dalam melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui Operasi Patuh Rinjani 2026, Polda NTB berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Namun, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh penindakan, melainkan juga oleh konsistensi edukasi, kepatuhan pengendara, dan upaya bersama dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *