Mataram, katada.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumat (28/8), PMI NTB melepas dua unit truk tangki air menuju wilayah terdampak.
Dua truk tersebut masing-masing diberangkatkan dari Markas PMI Provinsi NTB di Kota Mataram dan Markas PMI Kabupaten Lombok Timur. Pengiriman itu merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla untuk memperkuat dukungan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI Provinsi NTB Fahrul, yang mewakili Plt Ketua PMI NTB Ns Lalu R. Doddy Setiawan, mengatakan dua unit truk tangki air tersebut akan bergabung dengan tim PMI Pusat yang melakukan operasi kemanusiaan di NTT.
“Hari ini, untuk PMI Provinsi NTB kita lepas dua mobil tangki air ke NTT. Satu di Markas PMI Provinsi NTB di Kota Mataram dan satu unit di Markas PMI Lombok Timur. Ini untuk menindaklanjuti arahan Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla,” ujar Fahrul seusai pelepasan.
Menurut dia, pengiriman truk tangki menjadi bagian dari upaya PMI membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di lokasi terdampak gempa.
Sebelumnya, PMI NTB juga telah mengirimkan 300 paket bantuan serta belasan relawan ke sejumlah wilayah terdampak. Para relawan tersebut tergabung dalam misi kemanusiaan KR-BNN NTB yang diinisiasi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
“Pengiriman mobil tangki air dari PMI NTB akan tergabung dalam tim dari PMI Pusat. Kebetulan Ketua Umum Jusuf Kalla akan datang meninjau ke NTT besok,” kata Fahrul.
Dua truk tangki tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk tiba di NTT. Sesampainya di tujuan, kendaraan akan langsung menuju Kabupaten Manggarai Barat untuk mendukung pelayanan air bersih bagi warga terdampak.
“Personelnya dua truk itu, yakni dua orang sopir saja. Mari kita berdoa agar truk tangki air ini dapat selamat sampai tujuan untuk melayani warga terdampak gempa NTT,” ucap Fahrul.
Bantuan PMI untuk NTT tidak hanya datang dari NTB. Jaringan PMI di sejumlah daerah turut dikerahkan untuk mempercepat penanganan kebutuhan warga terdampak.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla sebelumnya menyebut bantuan digerakkan dari sejumlah wilayah, antara lain Kupang, Bali, NTB, dan Surabaya.
“Karena bukan hanya dari pusat, mulai dari PMI di Kupang, Bali, NTB, Surabaya, kita punya gudang-gudang yang memberikan langsung,” ungkap Jusuf Kalla.
Selain bantuan logistik, PMI juga memberikan dukungan dana kepada PMI setempat untuk menunjang operasional dan pemenuhan kebutuhan lokal. “Kita lebih mengutamakan bantuan lokal,” tegasnya.
Sebelumnya, PMI Pusat bersama Kalla Lines telah memberangkatkan Kapal Kemanusiaan pada Sabtu malam (22/8). Kapal tersebut membawa sekitar 258 ton bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
Bantuan tersebut terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, di antaranya 10 ribu sarung, 20 ribu pakaian, 5 ribu daster, 4 ribu Al-Qur’an, 3 ribu terpal, 2 ribu air mineral, 1.000 hygiene kit, 1.000 dignity kit, 500 baby kit, 500 kitchen kit, 1.000 matras, 1.000 selimut, dan 1.500 jeriken.
PMI juga mengirimkan 25 unit tenda berukuran 6×12 meter, 25 toilet portabel, 10 kendaraan tangki air, 10 mobil pikap, serta tujuh unit double cabin untuk mendukung operasional di lapangan.
Bantuan pendukung lainnya berupa 1.200 lampu surya, 1.000 radio, 1.000 senter, 500 sekop, 500 gerobak sorong, 200 sprayer, 200 paket alat pelindung diri (APD), helm, serta perlengkapan anak-anak.
Lengkapi Bantuan Pemerintah
Plt Ketua PMI NTB Ns Lalu R. Doddy Setiawan mengatakan pengiriman bantuan dilakukan setelah melihat hasil asesmen awal mengenai kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa NTT.
Kebutuhan tersebut antara lain tenda, terpal, air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, alat berat, dan genset.
“Karena itu, PMI NTB yang kebetulan merupakan lokasi terdekat bencana mengirimkan sejumlah kebutuhan logistik,” katanya.
Bantuan yang disiapkan PMI NTB meliputi 75 hygiene kit, 75 selimut, 75 matras, dan 75 terpal.
Doddy menegaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari sinergi penanganan bencana bersama pemerintah daerah.
“Bantuan yang kami siapkan ini melengkapi bantuan yang dikirimkan oleh BPBD NTB, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan NTB. Nanti, semua bantuan sesuai arahan Pak Gubernur menjadi satu kesatuan bersama untuk dapat meringankan beban para korban gempa NTT,” pungkasnya. (*)












