Mataram, katada.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) K-GIBRAN resmi memberikan mandat pembentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) K-GIBRAN Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beserta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Mandat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 36/SKM-DPW/DPP-KG/VIII/2026 tertanggal 24 Agustus 2026 yang ditetapkan di Bekasi, Jawa Barat. Dalam pelaksanaannya, Burhanuddin dipercaya sebagai Ketua, Wawan Wiranto sebagai Sekretaris, dan Ahmad sebagai Bendahara untuk memimpin proses pembentukan struktur organisasi K-GIBRAN di NTB.
Sementara itu, pada 25 Agustus 2026, Wawan Wiranto secara resmi dikukuhkan sebagai Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW K-GIBRAN NTB dalam proses pengukuhan yang berlangsung di Mataram.
Mandat DPP K-GIBRAN tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat keberadaan organisasi yang bermoto “Kami Anak Muda Indonesia Gigih dan Berani” di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, mandat tersebut bertujuan menjamin tertib administrasi serta pelaksanaan program organisasi.
Berdasarkan surat keputusan tersebut, ketiga pengurus yang menerima mandat diberikan wewenang untuk membentuk kepengurusan DPW K-GIBRAN Provinsi NTB serta DPD di setiap kabupaten/kota se-NTB.
Masa berlaku mandat tersebut selama 90 hari sejak tanggal ditetapkan. Mandat dapat diperpanjang maupun dicabut sewaktu-waktu oleh DPP K-GIBRAN apabila dipandang perlu. Para penerima mandat juga diwajibkan mengajukan susunan kepengurusan kepada DPP untuk mendapatkan pengesahan resmi.
Usai dikukuhkan sebagai Sekwil DPW K-GIBRAN NTB, Wawan Wiranto menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
“Saya menerima amanah ini dengan kerendahan hati. Segala upaya yang akan kami jalankan senantiasa berlandaskan prinsip keadilan dan kepedulian terhadap kelompok yang selama ini sering terpinggirkan,” ujar Wawan.
Wawan juga menegaskan komitmennya untuk berpihak kepada kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian, khususnya buruh, petani, nelayan, pedagang kaki lima, dan kaum miskin kota.
Menurutnya, kelompok-kelompok tersebut akan menjadi prioritas dalam setiap kebijakan dan langkah kerja organisasi K-GIBRAN NTB ke depan.
Sementara itu, Ketua DPW K-GIBRAN NTB, Burhanuddin, berharap keberadaan organisasi tersebut dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat di seluruh wilayah NTB.
“Semoga K-GIBRAN NTB bisa membawa dampak positif yang nyata bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat.”
K-GIBRAN NTB juga berkomitmen mendorong berbagai program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, mulai dari pemerataan ekonomi, perlindungan sosial, hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.
K-GIBRAN NTB menyatakan siap bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk berkontribusi terhadap kemajuan daerah dan mewujudkan NTB yang lebih adil, makmur, dan sejahtera.












