Scroll untuk baca artikel
DaerahPolitik

Hanura NTB Rampungkan Pengurus Kecamatan 100 Persen, Mulai Panaskan Mesin Politik 2029

×

Hanura NTB Rampungkan Pengurus Kecamatan 100 Persen, Mulai Panaskan Mesin Politik 2029

Sebarkan artikel ini
Foto bersama pengurus dan kader partai Hanura usai kegiatan konsolidasi internal di hotel Lombok Golden Mataram. (Foto Dok Katada)

Mataram, katada.id – Partai Hanura Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Persiapan dilakukan lebih awal, salah satunya dengan memastikan struktur kepengurusan di tingkat kecamatan telah terbentuk di seluruh wilayah NTB.

Ketua Tim Satuan Tugas (Task Force) DPP Hanura Patrice Rio Capella mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi verifikasi partai politik sekaligus membangun kekuatan menuju Pemilu 2029.

Menurut dia, Hanura masih memiliki waktu sekitar dua tahun untuk mematangkan seluruh persiapan. Momentum tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun kembali kekuatan partai dan mengejar kejayaan pada Pemilu 2029.

“Pertemuan hari ini untuk memastikan kesiapan Hanura menghadapi verifikasi partai politik dan Pemilu 2029. Kami memiliki waktu dua tahun untuk mempersiapkan semuanya agar Hanura bisa kembali bangkit dan berjaya pada 2029,” kata Patrice saat ditemui wartawan di Hotel Lombok Golden, Mataram, Selasa (1/9).

Patrice menyebut, seluruh DPC dan DPD Hanura di NTB telah menyelesaikan pembentukan pengurus kecamatan hingga 100 persen. Saat ini, proses pembentukan struktur organisasi dilanjutkan hingga tingkat desa.

Dia optimistis konsolidasi organisasi yang dilakukan sejak dini dapat membuat mesin politik Hanura bergerak sesuai target.

“Untuk tingkat kecamatan sudah selesai seluruhnya. Sekarang kami sedang melanjutkan proses pembentukan kepengurusan di tingkat desa. Kami optimistis seluruh kader bekerja sesuai jalur yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain memperkuat struktur organisasi, Hanura NTB juga membidik peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029. Terutama di tiga kabupaten yang saat ini belum memiliki wakil Hanura di parlemen daerah.

Ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sumbawa, dan Sumbawa Barat (KSB).

Patrice mengatakan, Hanura telah menyiapkan komposisi kepengurusan baru yang dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menggarap basis politik di tiga daerah tersebut.

“Kami berharap dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, termasuk penempatan pengurus yang memiliki kompetensi, perolehan kursi Hanura di tiga kabupaten tersebut bisa meningkat,” katanya.

Langkah berikutnya, Hanura NTB akan mulai menggerakkan berbagai agenda konsolidasi politik. Pemasangan atribut partai hingga pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi 2029.

Forum tersebut juga akan menjadi momentum untuk mempersiapkan bakal calon legislatif yang akan diusung Hanura.

“Berbagai persiapan akan terus dilakukan, termasuk Rakerda, Rakercab, dan penjaringan bakal calon. Ini menunjukkan bahwa mesin politik Hanura di NTB mulai bekerja,” tegas Patrice.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan mengatakan, pembenahan komposisi kepengurusan di sejumlah daerah diharapkan mampu mendongkrak perolehan kursi Hanura di parlemen.

Dia menyebut, tiga kabupaten yang saat ini belum memiliki anggota DPRD dari Hanura menjadi perhatian khusus partai.

Untuk KLU, posisi ketua DPC kini dipercayakan kepada figur yang memiliki latar belakang sebagai koordinator kelompok tani. Sementara di KSB, kepemimpinan DPC diberikan kepada kalangan pengusaha. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa, posisi ketua DPC dipercayakan kepada Ketua Pemuda Pancasila Sumbawa.

“Perubahan komposisi pengurus ini kami lakukan untuk memperkuat mesin partai. Kami ingin orang-orang yang memiliki jaringan dan kompetensi dapat bekerja maksimal memenangkan Hanura,” kata Ahmad Dahlan yang akrab disapa Dae Leo.

Dia berharap pembenahan struktur tersebut mampu mengembalikan Hanura ke parlemen di tiga kabupaten tersebut pada Pemilu 2029.

Dae Leo optimistis kerja politik yang dilakukan sejak jauh hari akan memberikan hasil positif. Terlebih, struktur partai mulai dibenahi dari tingkat daerah hingga akar rumput.

“Kami optimistis tiga kabupaten yang saat ini belum memiliki kursi DPRD dari Hanura dapat kembali menyumbangkan kursi pada 2029. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk mengembalikan kejayaan Hanura,” pungkasnya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *