Bima, katawa.id– Kantor Desa Sampungu, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terbakar pada Sabtu dini hari (6/6/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.30 Wita itu menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta fasilitas dan dokumen penting milik pemerintah desa.
Hingga Sabtu pagi, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan api diduga berasal dari sisi kanan bangunan kantor desa sebelum menjalar ke ruang kepala desa dan kemudian melalap seluruh bagian bangunan.
Warga Desa Sampungu, Arif, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 03.03 Wita.
“Informasi dari warga yang rumahnya dekat kantor desa, api pertama kali terlihat dari jendela ruang kepala desa,” kata Arif.
Untuk mengantisipasi api merambat ke permukiman warga di sekitar lokasi, petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutus aliran listrik di kawasan tersebut.
“Listrik dicabut oleh PLN supaya tidak merambat ke rumah warga yang berada di dekat kantor desa,” ujarnya.
Menurut Arif, bagian bangunan yang mengalami kerusakan paling parah adalah ruang kepala desa dan ruang sekretaris desa. Kedua ruangan tersebut dilaporkan terbakar seluruhnya.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berupaya memadamkan api secara swadaya. Salah seorang juga mengumumkan peristiwa kebakaran melalui pengeras suara masjid agar warga segera berkumpul dan membantu proses pemadaman.
Akibat kejadian tersebut, satu unit bangunan kantor desa mengalami kerusakan berat. Saat kebakaran terjadi, kantor desa diketahui dalam kondisi tersegel oleh mahasiswa yang sebelumnya melakukan aksi protes terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Sekretaris Desa Sampungu, Mansyur, membenarkan terjadinya kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian kantor desa. Namun, ia mengatakan penyebab pasti peristiwa tersebut masih belum diketahui dan menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
“Belum tahu pasti penyebabnya,” kata Mansyur.
Ia memastikan tidak ada barang maupun dokumen yang berhasil diselamatkan dari kebakaran tersebut.
“Tidak ada yang bisa diselamatkan. Semua hangus, isi kantor dan berkasnya,” ujar Mansyur.












