Scroll untuk baca artikel
Daerah

Kukuhkan Istri jadi Sekdis, Ipar Jadi Kabag Umum, Wali Kota Bima: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah

×

Kukuhkan Istri jadi Sekdis, Ipar Jadi Kabag Umum, Wali Kota Bima: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, katada.id – Wali Kota Bima, A Rahman atau Aji Man kembali melakukan Mutasi dan Rotasi Lingkup Pemkot Bima, Rabu (1/7). Sebanyak 89 pejabat dilantik dalam gerbong penyegaran birokrasi kali ini. Diantaranya istrinya Badrah Ekawati diangkat jadi Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Bima dan Iparnya M Auwalyah jadi Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kota Bima.

Aji Man sapaan akrab Wali Kota Bima menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar penghargaan atau hadiah.

Ia menekankan bahwa pelantikan tersebut bukan hanya memenuhi aspek administratif, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semakin tinggi jabatan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul, bukan hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” ujarnya dalam proses pelantikan tersebut.

Ia mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab dan tidak menyalahgunakan jabatan.

Menurutnya, masyarakat akan lebih mengingat kualitas pengabdian seorang pejabat dibanding lamanya menduduki suatu posisi.

Wali Kota juga memberikan motivasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang belum memperoleh promosi jabatan. Ia meminta seluruh ASN tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian karena perjalanan karier seorang ASN merupakan proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan konsistensi.

“Promosi jabatan bukan satu-satunya indikator keberhasilan seorang ASN. Keberhasilan sesungguhnya diukur dari dedikasi dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, di mana pun seorang ASN di tempatkan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Kota Bima ini turut mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik tidak merasa lebih unggul, sementara ASN yang belum memperoleh kesempatan promosi tidak merasa berkecil hati. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan merupakan hasil kerja kolektif seluruh ASN.

Dalam arahannya, Wali Kota juga menyinggung sejumlah tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota Bima, antara lain keterbatasan ruang fiskal daerah, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan investasi, hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ia mengajak seluruh jajaran ASN memperkuat budaya kolaborasi, membangun sinergi antarperangkat daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menutup sambutannya, Rahman mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

“Kepercayaan adalah sesuatu yang sulit diperoleh, tetapi sangat mudah hilang apabila tidak dijaga. Karena itu, jalankan amanah ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” tandasnya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *