Mataram, katada.id— Di tengah meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang menguasai teknologi keamanan digital, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional.
Rizki Azis Al Kautsar, mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMMAT, berhasil mengikuti International Summer School 2026 on Post-Quantum Cryptography, Cybersecurity, Analysis and Probability yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Program akademik internasional yang digelar Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM tersebut berlangsung pada 13–31 Juli 2026. Sementara kegiatan luring diikuti peserta pada 20–24 Juli 2026 di Kampus UGM.
Rizki mengikuti program tersebut setelah dinyatakan lolos berdasarkan Letter of Acceptance yang diterbitkan panitia pada 20 Juni 2026. Selama mengikuti kegiatan, ia mendalami berbagai bidang strategis, mulai dari kriptografi pascakuantum, keamanan siber, analisis matematika hingga probabilitas, sekaligus membangun jejaring akademik dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Wakil Dekan III FKIP UMMAT, Dr. Habiburrahman, M.Pd., menilai keikutsertaan Rizki menjadi bukti bahwa mahasiswa UMMAT mampu bersaing dalam forum akademik bertaraf internasional.
“Selamat kepada mahasiswa Pendidikan Matematika yang telah berhasil menyelesaikan International Summer School 2026 di Universitas Gadjah Mada dengan tema Post Quantum Cryptography, Cybersecurity, Analysis, and Probability. Keberhasilan ini merupakan bukti semangat belajar, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan untuk berkompetisi di tingkat internasional,” ujarnya.
Menurut Habiburrahman, pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian individual, tetapi menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi profesional sebagai calon pendidik matematika yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Semoga pengalaman akademik yang diperoleh menjadi bekal untuk mengembangkan kompetensi profesional sebagai calon pendidik matematika yang unggul, inovatif, dan berwawasan global,” katanya.
Ia berharap pengetahuan, jejaring internasional, dan pengalaman kolaboratif yang diperoleh selama mengikuti Summer School dapat diterapkan dalam pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Diharapkan ilmu, jejaring internasional, serta pengalaman kolaboratif yang telah diperoleh dapat diimplementasikan dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan matematika di Indonesia,” tuturnya.
Keikutsertaan Rizki juga didukung rekomendasi akademik dari dosen Program Studi Pendidikan Matematika UMMAT, Dr. Yunita Septriana Anwar, S.Pd., M.Sc. Dalam surat rekomendasinya, Yunita menyebut Rizki memiliki kemampuan penalaran matematika yang baik, khususnya pada mata kuliah Teori Bilangan, Aljabar Linear, dan Persamaan Diferensial.
Selain aktif dalam perkuliahan, Rizki dinilai memiliki motivasi belajar tinggi serta minat yang kuat pada bidang Teori Bilangan dan Aljabar Linear. Kemampuan analitis tersebut menjadi salah satu dasar rekomendasi untuk mengikuti program internasional tersebut.
Bagi Rizki, Summer School 2026 tidak hanya memberikan pengalaman belajar bersama akademisi dari berbagai institusi, tetapi juga memperluas pemahaman mengenai penerapan matematika dalam teknologi modern, terutama kriptografi dan keamanan siber. Pengalaman tersebut diharapkan dapat ditularkan kepada mahasiswa lain melalui kegiatan akademik dan riset di lingkungan FKIP UMMAT.
Capaian ini sekaligus mempertegas komitmen UMMAT dalam mendorong mahasiswa berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan yang unggul, inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. (*)












