Sumbawa, katada.id – Warga dan nelayan di perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di laut, Selasa (10/3).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Tanjung Menangis. Menyadari adanya tubuh manusia yang mengapung, nelayan tersebut kemudian melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, personel dari Kepolisian Resor Sumbawa melalui jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kepala Satpolairud Polres Sumbawa, Baiq Shinta Dewi Ratna Negari, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan menerjunkan personel ke lokasi penemuan.
“Informasi awal kami terima dari nelayan yang melihat jasad mengapung di perairan Tanjung Menangis. Setelah menerima laporan tersebut, anggota Satpolairud segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujarnya, Rabu (11/3).
Setibanya di lokasi, petugas menemukan sesosok mayat yang mengapung di perairan. Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, diketahui bahwa jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki.
“Sesosok mayat yang ditemukan ini berjenis kelamin laki-laki,” jelasnya.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dengan prosedur yang berlaku. Jasad diangkat dari perairan dan dimasukkan ke dalam kantung jenazah sebelum dibawa ke daratan menggunakan speedboat milik Satpolairud Polres Sumbawa.
Setelah tiba di daratan, jenazah selanjutnya diserahkan kepada Tim Identifikasi Satreskrim Polres Sumbawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Tiba di daratan, jenazah selanjutnya diserahkan kepada Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Shinta.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi guna memastikan identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubungi pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.
“Untuk saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi oleh Tim Inafis dan identitasnya belum diketahui secara pasti,” tandasnya.












