Lombok Tengah, katada.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat di Kabupaten Lombok Tengah resmi menuntaskan seluruh babak penyisihan. Para peserta terbaik dari berbagai cabang kini bersiap tampil pada babak final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (14/6).
Seluruh rangkaian penyisihan yang berlangsung sejak hari pertama hingga hari keempat berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Sementara cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an (M2IQ) telah lebih dahulu menyelesaikan seluruh tahapan perlombaan hingga babak final.
Koordinator Dewan Hakim MTQ XXXI NTB, Prof. KH. Zaidi Abdad, M.A., mengatakan seluruh proses penyisihan telah rampung sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.
“Alhamdulillah, seluruh babak penyisihan telah rampung dengan baik. Kini para peserta terbaik dari masing-masing cabang akan kembali tampil di babak final untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujarnya.
Menurut Zaidi, kelancaran penyelenggaraan MTQ tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Dewan hakim menjalankan tugas secara profesional, panitia bekerja optimal, dan peserta menunjukkan semangat kompetisi yang sehat dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan sportivitas.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, H. Amir, S.Pd., M.M., mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan MTQ hingga memasuki babak penentuan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ XXXI merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, panitia, dewan hakim, aparat keamanan, kafilah kabupaten/kota, serta dukungan masyarakat.
“Babak penyisihan telah melahirkan para finalis terbaik yang akan kembali berkompetisi pada tahap akhir. Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi integritas, objektivitas, dan nilai-nilai Al-Qur’an. Lebih dari sekadar meraih prestasi, MTQ ini menjadi ruang untuk memperkuat karakter, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” katanya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan MTQ. Di berbagai arena perlombaan, warga memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan para qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta dari cabang lainnya.
Suasana yang hangat dan tertib dinilai menjadi bukti kuatnya dukungan masyarakat terhadap syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di NTB.
Pemerintah Provinsi NTB turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah, dewan hakim, panitia penyelenggara, seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-NTB, serta masyarakat yang telah menjaga kelancaran kegiatan.
Dengan berakhirnya babak penyisihan, perhatian kini tertuju pada babak final yang akan mempertemukan peserta-peserta terbaik dari seluruh penjuru NTB. MTQ XXXI diharapkan tidak hanya melahirkan juara yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, tetapi juga memperkuat tradisi Qur’ani serta membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. (*)












