Lombok Tengah, katada.id – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang nelayan bernama Darmawan yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Awang, Kabupaten Lombok Tengah, Senin malam (25/5).
Korban diketahui merupakan warga Dusun Batu Nampar Selatan, Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.
Peristiwa bermula saat korban berangkat melaut sekitar pukul 16.30 WITA. Namun, tiga jam kemudian atau sekitar pukul 19.30 WITA, warga menemukan sampan milik korban dalam kondisi kosong di perairan sekitar Teluk Awang.
Masyarakat setempat kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Dalam proses pencarian tersebut, warga hanya menemukan pakaian korban di area keramba serta tali sampan dalam kondisi terputus.
Temuan itu mengindikasikan korban diduga terjatuh ke laut saat berupaya mengamankan perahunya akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gede Eka Suarjana mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel beserta peralatan pendukung ke lokasi kejadian.
“Kami dari Unit Siaga SAR Mandalika telah mengerahkan personel dan peralatan pendukung. Saat ini tim fokus melakukan penyisiran di sekitar lokasi ditemukannya sampan korban serta wilayah perairan sekitarnya,” ujar Gede Eka Suarjana, Selasa (26/5).
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Pos TNI AL Teluk Awang, Pos Polair Mandalika Polda NTB, Tagana Lombok Tengah, PMI Lombok Timur, serta masyarakat nelayan setempat.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengoperasikan perahu karet (rubber boat), perahu nelayan, dan sejumlah peralatan SAR air lainnya guna memaksimalkan penyisiran di kawasan perairan Teluk Awang.
Hingga Selasa malam, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilanjutkan oleh tim gabungan. (*)












