Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Nelayan KMN Putri Novi Selamat Setelah Kapal Kandas di Perairan Gili Banta

×

Nelayan KMN Putri Novi Selamat Setelah Kapal Kandas di Perairan Gili Banta

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id – Kecelakaan laut menimpa kapal nelayan KMN Putri Novi di perairan Toro Mangeata–Gili Banta, Kabupaten Bima, Kamis malam (18/6). Kapal berbobot 5 GT tersebut menabrak karang hingga kandas saat berlayar dari Nangalili, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuju Pelabuhan Sape. Beruntung, seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Kasat Polairud Polres Bima Kota Iptu Sarif Rijaidinsyah SH mengatakan, laporan mengenai kecelakaan laut itu diterima personelnya sekitar pukul 21.00 Wita saat sedang melaksanakan piket.

“Kapal nelayan KMN Putri Novi dilaporkan mengalami kecelakaan laut setelah menabrak karang dan kandas di kawasan Takat Toro Mangeata, Gili Banta,” ujarnya mewakili Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto SIK MM.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal yang dikapteni Tison tersebut diawaki empat anak buah kapal (ABK). Kapal membawa muatan ikan dan es dari Nangalili menuju Pelabuhan Sape.

Saat melintasi perairan Tanjung Toro Mangeata–Gili Banta sekitar pukul 19.00 Wita, kapal menghadapi arus laut yang cukup kuat disertai kondisi pasang surut. Situasi itu menyebabkan kapal kehilangan kendali kemudi dan terseret hingga menabrak karang.

Mendapat laporan tersebut, dua personel KP XXI-2008 bersama satu personel Sat Polairud Polres Bima Kota, personel Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), serta sejumlah nelayan Sape langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Tim evakuasi tiba di lokasi sekitar pukul 23.42 Wita dan segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi awak kapal. Hasilnya, seluruh kru KMN Putri Novi yang berjumlah lima orang ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat. Namun, kapal masih berada di lokasi dalam kondisi kandas.

Selanjutnya, pada Jumat dini hari (19/6) sekitar pukul 01.10 Wita, tim evakuasi bersama seluruh kru kapal bertolak menuju Pelabuhan Perikanan Pantai (PPI) Sape. Mereka tiba dengan selamat di pelabuhan sekitar pukul 02.35 Wita.

Iptu Sarif mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan, mulai dari personel Sat Polairud, PSDKP, hingga masyarakat nelayan yang turut membantu evakuasi.

“Kami bersyukur seluruh kru kapal dapat dievakuasi dengan selamat. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut saat berlayar demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *