Scroll untuk baca artikel
Daerah

Sekolah Rakyat KLU Kejar Penyelesaian Asrama dan Rusun Guru

×

Sekolah Rakyat KLU Kejar Penyelesaian Asrama dan Rusun Guru

Sebarkan artikel ini
Bebebrpa fasilitas bangunan utama Sekolah Rakyat yang sudah terbangun Permanen di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan

Lombok Utara, Katada.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) berpacu dengan waktu untuk menuntaskan fasilitas utama Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi 1 di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan. Penyelesaian asrama siswa dan rumah susun (rusun) guru menjadi prioritas menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial KLU, Sukardim Husein, mengatakan satuan kerja (satker) bersama kontraktor terus mempercepat pengerjaan sejumlah gedung penunjang. Fasilitas prioritas ditargetkan siap pada 19 September 2026, sehari sebelum mobilisasi siswa.

“Yang dikejar ada empat sampai enam gedung untuk menunjang kesiapan MPLS. Ditargetkan 19 September sudah siap. Artinya, 20 September dilakukan mobilisasi siswa SR, kemudian 21 September pembukaan MPLS,” ujar Sukardim usai rapat koordinasi lintas sektor, Senin (14/9/2026).

Sejumlah fasilitas yang dipercepat penyelesaiannya meliputi asrama putra dan putri, rusun tenaga pendidik dan kependidikan, aula serbaguna, serta masjid. Menurut Sukardim, empat gedung secara khusus direkomendasikan untuk diprioritaskan, termasuk rusun guru dan tiga gedung asrama.

Penyelesaian fasilitas tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan dasar siswa maupun tenaga pendidik terpenuhi saat kegiatan sekolah dimulai. Sementara itu, pembangunan fasilitas lainnya tetap dilanjutkan secara bertahap.

Sekolah Rakyat di KLU ini dipersiapkan menampung sekitar 595 siswa dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 270 siswa berasal dari KLU, sedangkan sisanya berasal dari daerah lain, termasuk Lombok Timur, Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa.

Meski demikian, jumlah peserta didik masih dalam proses pemutakhiran oleh pemerintah daerah bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Sukardim menegaskan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menyambut kedatangan siswa. Pemkab KLU berharap percepatan pembangunan berjalan sesuai target sehingga fasilitas utama dapat digunakan tepat waktu dan pelaksanaan MPLS berlangsung lancar. (ham)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *