Bima, katada.id – Kegiatan Selasa Menyapa di Kecamatan Wawo tidak hanya menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga diwarnai dengan penyaluran berbagai bantuan bagi warga. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam sesi “Ngopi Bareng” yang digelar di Lapangan Desa Raba, Rabu (17/6).
Selain menampilkan atraksi kesenian dan penyampaian sambutan, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerahkan sejumlah paket bantuan yang menyasar sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga lingkungan.
Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima, Hj. Anita H. Irfan, secara simbolis menyerahkan bantuan stimulan guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Di sektor pendidikan, enam lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Raba dan Desa Kombo menerima bantuan Alat Peraga Edukatif (APE). Bantuan khusus juga diserahkan kepada Bunda PAUD Kecamatan Wawo dari Bunda PAUD Kabupaten Bima,” ungkap Yan Suryadin, Kabag Propokim Setda Bima, Jum’at (19/6).
Di bidang kesehatan dan jaminan sosial, kata Yan pemerintah menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan kepada warga penerima manfaat.
“Upaya penanganan stunting juga mendapat perhatian melalui penyaluran paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” ujarnya.
Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan masing-masing tiga paket PMT kepada penerima manfaat di dua desa tersebut. Sementara Dinas Kesehatan menyalurkan 25 paket PMT untuk masing-masing desa sebagai bagian dari upaya peningkatan status gizi anak.
“Pada sektor sosial, bantuan sembako diserahkan kepada 10 warga, masing-masing lima orang dari Desa Raba dan lima orang dari Desa Kombo,” kata dia.
Tidak hanya itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bima turut menyerahkan bantuan bak sampah organik dan non-organik kepada kedua desa guna mendukung pengelolaan sampah dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Melalui program Selasa Menyapa, Pemerintah Kabupaten Bima berupaya menghadirkan pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung di tingkat kecamatan,” tandas Yan. (*)












