Makasar, katada.id – Produk tenun khas Kabupaten Bima menjadi salah satu perhatian Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Rakabuming Raka, saat mengunjungi stand pameran Provinsi Nusa Tenggara Barat pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (11/7).
Momentum tersebut dimanfaatkan Ketua Dekranasda Kabupaten Bima, Murni Suciyanti, untuk memperkenalkan secara langsung beragam produk unggulan daerah, khususnya tenun tradisional Bima yang menjadi warisan budaya sekaligus identitas masyarakat Bima.
Murni Suciyanti mengatakan, tenun Bima memiliki motif khas, nilai filosofi yang kuat, serta kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Keunggulan tersebut menjadi daya tarik tersendiri saat dipamerkan dalam ajang berskala nasional tersebut.
“Tenun tradisional yang menjadi warisan budaya sekaligus identitas masyarakat Bima dengan beragam motif khas mendapat perhatian Ketua Umum Dekranas karena memiliki nilai seni, filosofi, dan kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Menurut Murni, kunjungan Selvi Gibran ke stand Dekranasda NTB menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan wastra Bima kepada para tamu dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Ia menegaskan, selain menghadirkan keindahan motif, tenun Bima juga mencerminkan keterampilan para perajin lokal yang terus dijaga dan diwariskan secara turun-temurun.
“Tenun Bima adalah kekayaan budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena itu, Dekranasda Kabupaten Bima berkomitmen terus mendorong promosi produk kerajinan daerah sekaligus memperluas akses pasar bagi para pelaku UMKM dan perajin,” katanya.
Melalui partisipasi dalam HUT ke-46 Dekranas, Dekranasda Kabupaten Bima optimistis produk tenun dan berbagai kerajinan daerah akan semakin dikenal, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bima. (*)












