Terjebak di kos korban, maling HP di NTB ditangkap polisi

0
Pelaku pencurian handphone sekarang diamankan polisi.

Mataram, katada.id – Pernah masuk penjara tidak membuat YA (21) jera. Baru dua bulan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram terkait kasus Penggelapan, warga Desa Bug-bug Kecamatan Lingsar itu berulah.

YA ditangkap Tim Opsnal Polsek Cakranegara karena kedapatan mencuri Handphone di sebuah kos-kosan di Jalan Dewi Supraba, Lingkungan Karang Lelede, Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. ‘’Dia ini residivis kasus penggelapan. Baru bebas Desember 2020. Sekarang tertangkap lagi curi Handphone,’’ ungkap Kapolsek Cakranegara, Kompol Zaki Maghfur, Jumat (19/2).

Pencurian terjadi Rabu Pagi (17/2) sekitar pukul 05.00 Wita. Pelaku datang ke TKP dan langsung mencongkel jendela. Mendapati korban masih tertidur, pelaku dengan leluasa mencuri satu buah Handphone. ‘’Pelaku mencongkel jendela terus masuk ke kamar korban,’’ bebernya.

Baca Juga:   Tunda Dulu Belanja Baju Lebaran, Mal dan Toko Pakaian di Mataram Ditutup

Aksi pelaku rupanya tidak sempurna. Karena aksinya dilihat oleh korban. Saat keluar kamar, kaki pelaku tersandung pintu dan diketahui penghuni kos yang lain. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Cakranegara.

Tak lama berselang, petugas langsung mendatangi TKP. Pelaku sempat di dalam kamar korban. Lalu keluar kamar dan bersembunyi di sekitar kos-kosan. ‘’ Kita menerima laporan katanya pelakunya masih di sekitar sana,’’ tuturnya.

Berdasarkan keterangan saksi, pencarian langsung dilakukan petugas. Tak berselang lama, pelaku tertangkap di jalan sebelah barat samping TKP. ‘’ Sempat dia sembunyi. Tapi setelah itu tertangkap di sekitar sana,’’ katanya.

Usai ditangkap, pelaku dibawa ke Mapolsek Cakranegara. Dari interogasi, pelaku tidak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya. Handphone milik korban seharga Rp 1,8 juta diakui ia curi. ‘’Dia sudah mengakui perbuatannya. Untuk kendala sementara ini nihil. Barang bukti lengkap kita dapatkan termasuk sepeda motor yang digunakan pelaku ke TKP ,’’ tukasnya.

Baca Juga:   Antisipasi Virus Corona, Ini Imbauan Gubernur NTB

Dengan perbuatannya, YA dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here