Lombok Utara, katada.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Membangun Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) di Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), merencanakan pelaksanaan pentas seni tutur berbasis literasi anak. Kegiatan edukatif itu akan berlangsung pada malam puncak KKN yang dijadwalkan berlangsung Kamis, (6/2/2026).
Pentas seni tutur itu merupakan program kerja unggulan KKN PMD Desa Loloan. Ia dirancang untuk melibatkan anak-anak desa dalam berbagai bentuk ekspresi sastra lisan. Kegiatan tersebut mencakup pembacaan puisi, pementasan teater, dongeng, pidato anak, hingga penampilan cerita rakyat yang dikemas secara edukatif dan menghibur.
Koordinator Ketua Kelompok KKN PMD Universitas Mataram Desa Loloan, Septia Arya Nugraha, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat literasi anak melalui pendekatan seni dan budaya yang dekat dengan kehidupan mereka.
“Melalui seni tutur, anak-anak tidak hanya belajar membaca dan berbicara, tetapi juga dilatih membangun kepercayaan diri, daya imajinasi, serta keberanian tampil di depan umum,” ungkapnya melalui keterangan tertulisnya Jumat (23/1/2026).
Menurut Septia, literasi anak tidak harus selalu diajarkan secara formal, tetapi dapat dikembangkan melalui ruang-ruang kreatif yang menyenangkan dan partisipatif.
“Kami Karena memilih seni tutur sebagai medium pembelajaran yang inklusif dan mudah diterima anak-anak,” tegasnya.
Septia menjelaskan bahwa rencana pelaksanaan pentas seni tutur ini mendapat respons positif dari masyarakat serta perangkat Desa Loloan.
“Kita berharap Kegiatan ini momentum edukatif pada malam puncak KKN sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan warga setempat,” imbuhnya.
Mahasiswa KKN PMD Desa Loloan Universitas Mataram berkomitmen menghadirkan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan desa. Pentas seni tutur berbasis literasi anak ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun dan menguatkan budaya literasi anak di Desa Loloan. (*)Ma













