Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dispar KLU Siapkan Strategi Baru Dongkrak Kunjungan Wisata 2026

×

Dispar KLU Siapkan Strategi Baru Dongkrak Kunjungan Wisata 2026

Sebarkan artikel ini
Wisatawan asing saat tiba di Gili Trawangan, Lombok Utara.

Lombok Utara, Katada.id – Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara (Dispar KLU) menatap 2026 dengan optimisme tinggi.

Capaian sektor pariwisata sepanjang 2025 yang berhasil melampaui sejumlah target menjadi modal penting untuk kembali meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tahun ini.

Data Dispar KLU mencatat, jumlah wisatawan yang berkunjung sepanjang 2025 mencapai 810.910 orang.

Angka tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 618.241 wisatawan. Capaian 2025 juga melampaui target 785.000 wisatawan, dengan realisasi mencapai 103,3 persen.

Kepala Dispar KLU, Dende Dewi Tresna Astuti, Kamis (30/7/2026) mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi jajaran pariwisata untuk bekerja lebih maksimal pada 2026.

Menurutnya, pertumbuhan kunjungan menunjukkan sektor pariwisata Lombok Utara terus bangkit setelah menghadapi dampak gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19.

Peningkatan kunjungan wisatawan turut memberikan dampak terhadap pendapatan daerah. Retribusi kawasan rekreasi dan olahraga yang dikelola Dispar KLU mencapai Rp9,293 miliar pada 2025. Realisasi tersebut setara 103,25 persen dari target Rp9 miliar.

Tak hanya jumlah wisatawan, lama tinggal juga menunjukkan perkembangan positif. Rata-rata length of stay wisatawan mencapai 2,20 hari, melampaui target 2,15 hari.

Meski demikian, Dispar masih ingin mendorong wisatawan tinggal lebih lama karena durasi kunjungan berkaitan langsung dengan perputaran ekonomi masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, Dispar KLU akan memperkuat promosi serta memperbanyak event berbasis budaya dan hiburan.

Beragam kegiatan diharapkan mampu membuat wisatawan tidak hanya datang untuk singgah, tetapi juga menikmati lebih banyak destinasi dan tertarik melakukan kunjungan ulang.

Pengembangan atraksi wisata juga membutuhkan dukungan infrastruktur. Salah satu fasilitas yang dinilai penting adalah panggung amfiteater sebagai ruang pertunjukan seni dan budaya secara rutin.

Selain itu, pemerintah tetap mengantisipasi tantangan seperti perubahan cuaca dan dinamika global.

Stabilitas keamanan serta kolaborasi lintas sektor menjadi perhatian utama agar tren positif pariwisata Lombok Utara dapat terus berlanjut.(ham)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *