Scroll untuk baca artikel
Daerah

750 PNS Bima Jalani Profiling ASN, Kompetensi Jadi Dasar Penempatan Jabatan

×

750 PNS Bima Jalani Profiling ASN, Kompetensi Jadi Dasar Penempatan Jabatan

Sebarkan artikel ini

Bima, katada.id — Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai melaksanakan profiling terhadap 750 Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memetakan potensi dan kompetensi aparatur sebagai bagian dari penerapan manajemen talenta.

Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, 7-10 September 2026, dan diikuti PNS yang telah memenuhi persyaratan dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Pada hari pertama, Senin (7/9), sebanyak 200 peserta mengikuti profiling yang dibagi dalam dua sesi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi membuka kegiatan tersebut bersama Kepala Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara (UPSCPKP) BKN/UPT BKN Mataram Waisul Kurnani, Sekretaris BKD dan Diklat Kabupaten Bima Laily Ramadhani, serta sejumlah pejabat terkait.

Adel mengatakan peserta profiling ditentukan berdasarkan hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bima.

Menurut dia, profiling ASN menjadi bagian penting dalam manajemen talenta karena dapat menyediakan pemetaan mengenai potensi dan kompetensi aparatur.

“Profiling ASN merupakan bagian penting dalam manajemen talenta yang ditujukan bagi pemetaan potensi dan kompetensi ASN,” kata Adel dalam arahannya, Senin (7/9).

Dia mengatakan hasil profiling akan menjadi salah satu basis data dalam pengambilan kebijakan manajemen ASN, termasuk promosi, mutasi, penempatan jabatan, serta pengembangan karier.

Adel menilai pemetaan tersebut diperlukan untuk memastikan penempatan aparatur sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi atau prinsip the right man on the right place.

“Ini merupakan prasyarat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berdaya saing,” ujarnya.

Kompetensi ASN yang Dinilai

Kepala UPSCPKP BKN/UPT BKN Mataram Waisul Kurnani mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bima yang memanfaatkan unit kerja BKN tersebut dalam pelaksanaan profiling ASN.

Dalam proses profiling, peserta akan menjalani sejumlah penilaian untuk menggali kompetensi dan potensi masing-masing aparatur.

Penilaian mencakup kompetensi manajerial dan sosial kultural, tes potensi untuk mengukur kapasitas diri dan pola pikir, literasi digital, serta penilaian kinerja.

Waisul mengatakan hasil dan nilai profiling dapat diketahui langsung oleh peserta setelah pelaksanaan. Hasil tersebut juga dapat diakses melalui aplikasi MyASN.

Pelaksanaan profiling terhadap 750 PNS ini diharapkan dapat menghasilkan basis data kompetensi aparatur yang dapat digunakan Pemerintah Kabupaten Bima dalam mengembangkan manajemen talenta dan kebijakan karier ASN. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *