Mataram, katada.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB terus mendalami dugaan korupsi pemberian pinjaman modal kerja kepada PT Carsten Group Indonesia dari Bank NTB Syariah.
Kali ini, penyidik memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) PT Samota Enduro Gemilang (SEG), Muhammad Ihsan, Senin (7/9/2026).
Ihsan yang merupakan putra mantan Gubernur NTB Zulkieflimansyah menjalani pemeriksaan selama sekitar enam jam. Ia diperiksa sejak pukul 10.00 Wita hingga 16.00 Wita.
Ihsan datang ke kantor Kejati NTB didampingi penasihat hukumnya, Abdul Hanan.
“Klien saya diperiksa berkaitan dengan pinjaman PT Carsten,” kata Hanan seusai pemeriksaan di Kejati NTB.
Menurut Hanan, penyidik melontarkan 24 pertanyaan kepada kliennya. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan pendirian perusahaan hingga persoalan pinjaman yang diterima PT Carsten. “Ada 24 pertanyaan dari penyidik,” bebernya.
Hanan menegaskan, kliennya tidak mengetahui mengenai pinjaman PT Carsten yang kini tengah diusut Kejati NTB.
Ia menjelaskan hubungan PT Carsten Group Indonesia dengan PT SEG dalam penyelenggaraan MXGP Samota 2023. Kedua perusahaan tersebut sama-sama terlibat sebagai promotor event balap motocross tersebut.
Namun, menurut Hanan, posisi Ihsan sudah tidak lagi sebagai Dirut PT SEG ketika proses penyelenggaraan MXGP 2023 berlangsung.
“Terkait dengan peminjaman PT Carsten itu klien saya sama sekali tidak mengetahui,” ujarnya.
MXGP Samota 2023 digelar pada Juni 2023. Sementara Ihsan telah mengundurkan diri dari jabatan Dirut PT SEG pada 2 April 2023. “Jadi klien saya ini tidak tahu mengenai pinjaman itu,” tegas Hanan.
Ihsan disebut mengundurkan diri karena melanjutkan pendidikan S2 ke Inggris. Pengunduran dirinya juga telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Setelah Ihsan mundur, posisi Dirut PT SEG kemudian digantikan Taufan Rahmadi. “Taufan yang gantikan. Semua urusannya diserahkan ke dirut baru,” jelas Hanan.
Kasi Penerangan Hukum Kejati NTB Harun Al Rasyid membenarkan pemeriksaan terhadap mantan Dirut PT SEG tersebut. “Benar, informasi dari bidang pidsus sudah diperiksa,” kata Harun.
Harun memastikan pemeriksaan Ihsan berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi pinjaman modal kerja PT Carsten Group Indonesia. “Ya, berkaitan dengan pembiayaan PT Carsten,” ujarnya.
PT Carsten Group Indonesia merupakan perusahaan swasta yang bertindak sebagai pelaksana kegiatan atau event organizer MXGP 2023.
Dalam penyelenggaraan seri MXGP Samota tersebut, PT Carsten mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi NTB melalui bank daerah serta pihak swasta, termasuk PT Samota Enduro Gemilang.












