Lombok Timur, katada.id – Bank NTB Syariah mendukung Program Desa Berdaya Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menyalurkan bantuan budidaya ayam petelur kepada 20 warga Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Senin (3/8). Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
Program Desa Berdaya merupakan inisiatif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi NTB yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan.
Penyerahan bantuan dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang diwakili sekretaris daerah masing-masing, pimpinan OJK Pusat dan OJK Provinsi NTB, kepala dinas terkait, mitra lembaga keuangan lokal dan internasional seperti Astra Financial, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Women’s World Banking (WWB), International Labour Organization (ILO), serta pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah Adhi Susantio mengatakan, keterlibatan Bank NTB Syariah dalam Program Desa Berdaya merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Bank NTB Syariah berkomitmen penuh untuk senantiasa hadir dan berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah, khususnya melalui keterlibatan aktif pada Program Desa Berdaya bersama OJK dan Pemprov NTB. Penyaluran bantuan budidaya ayam petelur bagi 20 penerima manfaat di Desa Lendang Nangka Utara ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi produktif yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka lapangan usaha mandiri, serta mewujudkan kemandirian ekonomi desa berbasis prinsip syariah,” ujarnya.
Menurut Adhi, sektor usaha mikro dan peternakan rakyat memiliki potensi besar untuk dikembangkan apabila dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha budidaya ayam petelur secara optimal sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menggerakkan perekonomian desa.
Program tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara OJK, Pemerintah Provinsi NTB, Bank NTB Syariah, dan berbagai mitra dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal.
Ke depan, Bank NTB Syariah menyatakan akan terus memperluas program pemberdayaan masyarakat dan pendampingan keuangan inklusif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas hingga ke pelosok desa di NTB. (*)












