Bima, Katada.id – Bupati Bima Ady Mahyudi membuka peluang hibah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima untuk mendukung pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Desa Bre, Kecamatan Palibelo.
Hal tersebut disampaikan Ady saat menghadiri prosesi tancap tiang pertama pembangunan Gedung Pusat Kegiatan Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Bima, Kamis (20/8).
Dalam kesempatan tersebut, Ady menegaskan komitmen Pemkab Bima untuk mendukung pembangunan pusat dakwah yang dinilai menjadi bagian penting bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat Kabupaten Bima.
“Pemerintah daerah mengapresiasi keinginan keluarga Muhammadiyah untuk mendirikan bangunan pusat dakwah. Pemerintah daerah akan mendukung penuh ikhtiar tersebut,” ujar Ady.
Menurutnya, aspirasi dan harapan warga Muhammadiyah Kabupaten Bima menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
Terkait permintaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima agar aset tanah milik Pemkab Bima yang berada di sebelah lokasi pembangunan dapat dihibahkan, Ady menyebut pemerintah daerah akan mempertimbangkannya.
Namun, proses hibah tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung. Pemkab Bima terlebih dahulu akan melakukan penilaian terhadap aset melalui tim appraisal untuk menentukan nilai aset sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya aspirasi tersebut dipertimbangkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, terlebih dahulu tim appraisal melakukan survei untuk menentukan nilai aset dan bantuan tersebut diberikan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima H. Jubair mengatakan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah dibangun di atas lahan seluas sekitar 10 are dengan konstruksi tiga lantai.
Menurut Jubair, keberadaan gedung tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan dakwah, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan berdirinya gedung dakwah ini, ke depan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi di ibu kota dan sekitar. Selain berfungsi sebagai tempat dakwah, juga dapat menjadi tempat penginapan bagi para tamu,” katanya.
Pembangunan gedung tersebut diharapkan menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang kegiatan keagamaan, sosial, serta aktivitas masyarakat di Kabupaten Bima. (*)












