Scroll untuk baca artikel
Daerah

Disnakertrans NTB Ungkap Keberadaan WNI di Myawaddy Myanmar, KBRI Upayakan Penjemputan

×

Disnakertrans NTB Ungkap Keberadaan WNI di Myawaddy Myanmar, KBRI Upayakan Penjemputan

Sebarkan artikel ini

Mataram, katada.id n– Keberadaan Muhamad Yanuar Fikri, warga negara Indonesia (WNI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sebelumnya diketahui berada di Myanmar akhirnya berhasil teridentifikasi. Yanuar diketahui berada di kawasan Myawaddy, Kayin State, Myanmar.

Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Pradiptha Himawan Putra mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah pihak KBRI Yangon berhasil berkomunikasi dengan Yanuar melalui WhatsApp.

Komunikasi tersebut dilakukan pada 24 September 2026 sekitar pukul 11.34 waktu Myanmar. Dari komunikasi awal itu diketahui Yanuar tiba di Myanmar melalui Bandara Yangon sekitar 15 September 2026.

Selanjutnya, sekitar pukul 15.10 Wita, lokasi keberadaan Yanuar berhasil diidentifikasi. Dia berada di Asia Road, Myawaddy–Thin Gan Nyi Naung Road, Myawaddy 13051, Myanmar.

“Lokasi tersebut berada di Myawaddy Township, Kayin State, di bagian tenggara Myanmar dan berdekatan langsung dengan perbatasan Myanmar–Thailand,” kata Pradiptha, Jumat (25/9).

Kawasan Myawaddy berada di seberang Mae Sot, Provinsi Tak, Thailand, yang dipisahkan oleh Sungai Moei atau Thaungyin. Wilayah tersebut merupakan salah satu koridor perdagangan dan perlintasan utama antara Myanmar dan Thailand.

Namun, keberadaan Yanuar di Myawaddy belum dapat langsung dikaitkan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun aktivitas pusat penipuan daring atau scam centre.

Pradiptha menyebut kawasan Myawaddy dan wilayah perbatasan di sekitarnya memang menjadi perhatian internasional karena adanya laporan mengenai perdagangan manusia dan keberadaan pusat operasi penipuan daring.

Pemerintah Inggris juga memasukkan Myawaddy District sebagai salah satu wilayah Myanmar yang memiliki aktivitas scam centre dan kasus korban perdagangan manusia.

“Namun demikian, keberadaan yang bersangkutan di kawasan Myawaddy tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa yang bersangkutan merupakan korban TPPO atau bekerja pada scam centre,” ujarnya.

Karena itu, kondisi dan status Yanuar masih memerlukan verifikasi langsung oleh KBRI Yangon bersama otoritas terkait.

Di sisi lain, upaya penjemputan Yanuar juga membutuhkan persiapan. Lokasinya berada cukup jauh dari Yangon. Berdasarkan koordinasi sementara, perjalanan darat dari Myawaddy menuju Bandara Internasional Yangon diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 7–8 jam.

Waktu tempuh tersebut bergantung pada kondisi jalan, keamanan, pemeriksaan atau checkpoint, rute yang dapat digunakan, serta situasi aktual di lapangan.

“Proses pemindahan menuju Yangon perlu dilakukan secara terencana dan tidak dapat diperlakukan sebagai penjemputan biasa,” jelas Pradiptha.

Saat ini, Disnakertrans NTB terus berkoordinasi dengan KBRI Yangon untuk memastikan mekanisme penjemputan Yanuar dari lokasi keberadaannya.

Koordinasi diarahkan untuk mengetahui kemungkinan penjemputan langsung menuju titik lokasi yang telah diperoleh melalui koordinat Google Maps. Langkah tersebut tetap mempertimbangkan kewenangan KBRI Yangon dan kondisi keamanan wilayah.

“Koordinasi diarahkan untuk memastikan kemungkinan dan mekanisme penjemputan langsung menuju titik lokasi sebagaimana koordinat Google Maps yang telah diperoleh, dengan tetap memperhatikan kewenangan KBRI Yangon serta kondisi keamanan wilayah,” katanya.

Pemprov NTB, lanjut Pradiptha, mendukung langkah perlindungan dan pemulangan yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri/KBRI Yangon serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Keselamatan Yanuar sebagai WNI/PMI maupun petugas menjadi pertimbangan utama dalam proses tersebut.

“Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan KBRI Yangon serta keluarga Muhamad Yanuar Fikri,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *