Scroll untuk baca artikel
Daerah

Fraksi Golkar DPRD KLU Desak Pemda untuk segera merespon kelangkaan BBM

×

Fraksi Golkar DPRD KLU Desak Pemda untuk segera merespon kelangkaan BBM

Sebarkan artikel ini
Petugas SPBU Kecamatan Pemenang tengah mengisi BBM di salah satu kendaraan roda empat sebelum terjadinya penutupan.

Lombok Utara,Katada.id — Penutupan tiga SPBU di wilayah Lombok Utara mulai menimbulkan efek berantai yang nyata di tingkat akar rumput. Bukan sekadar antrean panjang, krisis ini kini menyentuh sektor paling vital: pertanian dan perikanan.

Di tengah situasi tersebut, Ketua Fraksi Golkar DPRD Lombok Utara, Raden Nyakardi, mendesak pemerintah daerah agar tidak berlama-lama merespons.

“Pemda harus secepatnya bergerak membuat terobosan solusi. Ini bukan persoalan biasa, ini sudah menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya Sabtu 18/04/2026.

Dampak paling terasa dialami para petani di wilayah Bayan. Ketergantungan pada solar untuk mengoperasikan sumur bor membuat aktivitas pertanian terancam lumpuh. Tanpa pasokan BBM, lahan-lahan jagung yang menjadi tumpuan hidup warga berisiko gagal panen.

Keluhan itu tergambar jelas , kelompok tani, dari dusun labangkara desa Sukadana bayan seorang perwakilan petani ,Sirmati menyampaikan bahwa sekitar 140 kepala keluarga dari tujuh kelompok tani kini terdampak langsung. Rata-rata mereka mengelola lahan antara setengah hingga satu hektare, yang sepenuhnya bergantung pada mesin berbahan bakar solar untuk irigasi.

“Mudah-mudahan dipercepat, Pak Dewan,” pinta seorang petani dalam percakapan tersebut, menaruh harapan pada wakil rakyat untuk segera mencarikan jalan keluar.(ham)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *